KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Pemerintah Desa Bulu, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. Bersama Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Semen, Desa Bulu menggelar Wisuda Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) di Balai Desa Bulu, Selasa (20/1/2026).
Sebanyak 20 peserta SOTH dinyatakan lulus setelah mengikuti enam kali pertemuan edukatif yang menyasar ibu hamil, keluarga dengan bayi di bawah dua tahun (baduta), serta orang tua dengan anak usia dini.
Penyuluh KB Kecamatan Semen, Untari Kartiningrum, menjelaskan bahwa pelaksanaan SOTH dan Selantang merupakan langkah strategis dalam mewujudkan target nol stunting sekaligus membangun kelompok lansia yang sehat dan mandiri.
“Melalui SOTH, diharapkan tidak muncul lagi kasus stunting baru. Sedangkan Selantang memberikan ruang bagi para lansia untuk tetap sehat, bersosialisasi, dan merasa dihargai,” ujarnya.
Baca juga : Omah Melon Pule Indah, Bukti Petani Kediri Mampu Hasilkan Melon Premium Berstandar Nasional
Untari juga mengatakan, program ini menjadi salah satu upaya konkret pencegahan stunting melalui penguatan peran keluarga dalam pola asuh dan pemenuhan gizi anak sejak awal kehidupan.
Sementara itu, sebanyak 15 lansia berusia di atas 60 tahun mengikuti wisuda Selantang usai menjalani rangkaian pembinaan selama enam bulan. Program tersebut dirancang untuk menjaga kebugaran fisik, kesehatan mental, serta meningkatkan interaksi sosial lansia agar tetap aktif dan produktif di usia lanjut.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada lima wisudawan lansia terbaik atas kedisiplinan dan antusiasme selama mengikuti program. Mereka adalah Masruchin dari Dusun Ngawinan, Tumini dari Karangdoro, Suparti dari Bulusan, Djalal dari Gapuk, serta Sri Wahyuni dari Bogo.
Baca juga : Perkuat Program Makan Bergizi, Pemkot Kediri Resmikan SPPG Semampir 2 Yayasan Kemala Bhayangkari
Kepala Desa Bulu, Syahroni Ahli Madya, menyampaikan bahwa kegiatan wisuda SOTH dan Selantang ini menjadi program perdana yang membanggakan bagi Desa Bulu.
“Ini merupakan yang pertama di Kabupaten Kediri. Kami bersyukur seluruh unsur desa bergerak bersama, mulai dari kader posyandu, PLKB, hingga masyarakat. Harapannya, program ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain,” katanya.
Salah satu peserta SOTH, Miflaha (39), warga RT 3 RW 6 Dusun Bulusan, mengaku memperoleh banyak manfaat dari program tersebut.
“Saya merasa lebih siap menjalani peran sebagai orang tua. Ilmu yang saya dapat semoga bisa diterapkan di keluarga dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” tuturnya.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





