Blitar, LINGKARWILIS.COM – Meski gelombang mutasi perdana di lingkup Pemkab Blitar sudah dilaksanakan, masih ada delapan kursi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum terisi.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Jabatan tersebut kosong hampir tiga bulan setelah ditinggalkan Dicky Cubhandono yang memilih pensiun dini, dan hingga kini hanya diisi pelaksana tugas (Plt).
“Memang masih ada jabatan yang kosong. Nanti akan diisi melalui mekanisme seleksi. Meski begitu, sementara tetap ada Plt yang menjalankan tugas,” ujar Bupati Blitar, Rijanto, Minggu (7/9/2025).
Baa juga : Pohon di Jalan Mayor Bismo Ditebang, Terdampak Proyek Tol Bandara Dhoho Kediri
Selain PUPR, kursi kepala dinas yang kosong juga meliputi Dinas Permukiman, Bappeda, Dinas Peternakan dan Perikanan, BPBD, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Penanaman Modal dan PTSP, serta DP3APPKB.
Rijanto menegaskan pengisian jabatan akan dilakukan melalui seleksi terbuka yang bisa diikuti ASN dengan kriteria tertentu. Namun, tahap awal tetap harus mendapat izin dari pemerintah pusat, dalam hal ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri.
“Jika sudah ada persetujuan, kami segera melanjutkan dengan seleksi terbuka,” tambahnya.
Baca juga : Intensifkan Patroli Malam, Aparat Cegah Pelajar Keluyuran di Kediri
Sebelumnya, mutasi perdana di masa kepemimpinan Rijanto–Beky Herdihansah telah digelar pada 29 Agustus 2025 di Pendapa Ronggo Hadinegoro. Sebanyak 153 ASN berpindah posisi, terdiri atas 15 pejabat pimpinan tinggi pratama, 79 pejabat administrator, dan 15 pejabat pengawas. Tiga kepala dinas bahkan harus melepas kursinya dan beralih sebagai staf ahli.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





