JOMBANG, LINGKARWILIS.COM — Sebuah toko di Jalan Raya Peterongan, Desa Peterongan, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, dilanda kebakaran pada Minggu (28/12) malam. Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun mengakibatkan kerugian materiil.
Bangunan usaha bernama Toko Raja Cuan milik Andre (35) mulai terbakar sekitar pukul 20.55 WIB. Api berhasil dikendalikan dan dipastikan padam sepenuhnya sekitar pukul 21.40 WIB setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kasi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melihat kepulan asap keluar dari dalam toko.
“Sekitar pukul 20.48 WIB warga melihat asap dan sempat mencoba memadamkan api secara mandiri. Namun karena api terus membesar, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Jombang,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (29/12).
Baca juga : Proyek Revitalisasi Jalan Stasiun Kediri Segera Diresmikan, Ini Persiapannya
Menindaklanjuti laporan itu, petugas pemadam kebakaran segera diterjunkan dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam (fire pumper truck) dan satu unit fire supply truck dari Pos Damkar Jombang. Selain itu, satu unit tambahan beserta personel juga dikirim dari Pos Damkar Mojoagung.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan guna mencegah api kembali menyala. Proses penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 21.40 WIB.
Akibat kejadian tersebut, bangunan toko berukuran sekitar 5 x 12 meter mengalami kerusakan. Dua unit rak beserta sejumlah barang dagangan di dalam toko turut terbakar. Berdasarkan pendataan sementara BPBD, total kerugian ditaksir mencapai Rp15 juta.
“Dugaan awal kebakaran disebabkan oleh korsleting pada instalasi kabel listrik,” tambah Syamsul Bahri.
Baca juga : Modus Pinjam Motor, Pria di Kediri Gelapkan Kendaraan Korban
Dalam proses penanganan, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Pos Damkar Jombang dan Mojoagung, Pusdalops BPBD Jombang, Polsek dan Koramil Peterongan, PLN, relawan, serta warga sekitar.
BPBD Kabupaten Jombang mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. ***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





