JOMBANG, LINGKARWILIS.COM – Aksi kekerasan bersenjata tajam menggegerkan warga Desa Kayangan, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Senin (26/1) siang. Seorang pria yang diketahui berprofesi sebagai debt collector mengalami luka serius setelah diduga diserang pelaku menggunakan senjata tajam. Pelaku kini dalam pengejaran aparat kepolisian.
Korban diketahui bernama Dian Bayu Prakoso (37), warga Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. Akibat luka yang dideritanya, korban terjatuh bersimbah darah dan segera dievakuasi ke RS Hasyim Asy’ari Tebuireng untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas Satreskrim Polres Jombang bersama Polsek Diwek melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Gang Kayen Dua, Desa Kayangan. Dari lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pelaku, antara lain sebuah ponsel, helm, dan kacamata.
Baca juga : Sidang Class Action Warga Pojok Soal Dampak TPA Klotok Ditunda PN Kediri
Informasi dari saksi menyebutkan, insiden bermula ketika korban dan terduga pelaku yang sama-sama mengendarai sepeda motor terlibat adu mulut. Penyebab pertengkaran belum diketahui secara pasti. Namun, cekcok tersebut tiba-tiba berubah menjadi aksi kekerasan.
Pelaku disebut mengeluarkan senjata tajam dan menyerang korban, menyebabkan luka di bagian tangan dan jari. Warga sekitar sempat berupaya melerai, namun pelaku keburu melarikan diri.
“Awalnya tidak tahu masalahnya apa, tiba-tiba sudah ramai. Lukanya cukup banyak. Pak RT sempat keluar untuk melerai, tapi pelaku langsung kabur,” kata Yuli Fitriani, warga setempat, Selasa (27/1).
Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam.
“Benar, kami menerima laporan dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam di Kecamatan Diwek. Korban mengalami luka robek dan tusuk sehingga belum dapat dimintai keterangan secara maksimal,” ujar AKP Dimas, Rabu (28/1).
Baca juga : Pura-pura Belanja, Dua Pemuda Curi Elpiji 3 Kg di Toko Kelontong Jombang
Dari keterangan awal korban, ia mengaku telah merasa diikuti sejak pagi sebelum kejadian. Saat tiba di lokasi, pelaku sempat berpura-pura menanyakan alamat, sebelum akhirnya melakukan penyerangan.
“Identitas pelaku sudah kami ketahui dan saat ini masih dalam pengejaran. Motif kejadian masih kami dalami, namun korban diketahui berprofesi sebagai debt collector,” tambahnya.
Hingga kini, kepolisian terus mengembangkan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami barang bukti yang diamankan di lokasi kejadian.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





