Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Sebuah rumah milik Wito, warga Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, ludes dilalap api pada Sabtu (7/2/2026) dini hari. Akibat kebakaran tersebut, pemilik rumah diperkirakan mengalami kerugian material hingga ratusan juta rupiah.
Kasi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, Bambang Pidekso, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.15 WIB. Laporan baru diterima petugas Damkar pada pukul 02.30 WIB.
Lima menit kemudian, sekitar pukul 02.35 WIB, satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit truk tangki suplai air diberangkatkan menuju lokasi kejadian.
“Dini hari tadi terjadi kebakaran di Desa Junjung, tepatnya di rumah milik Wito,” ujar Bambang Pidekso, Sabtu (7/2/2026).
Baca juga : Serap Aspirasi Warga, Legislator Golkar dan Tiga Pilar Perkuat Kolaborasi Pembangunan Kota Kediri
Karena lokasi kejadian relatif dekat dengan markas Damkar, petugas dapat tiba di tempat kejadian kebakaran (TKK) dalam waktu sekitar 15 menit sesuai standar waktu respons. Saat petugas tiba, warga setempat telah berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.
Namun, karena api sudah membesar, proses pemadaman berlangsung cukup lama, yakni hampir satu jam hingga api benar-benar padam. Setelah itu, petugas melakukan pemeriksaan untuk mengidentifikasi sumber awal kebakaran.
“Kami tiba tepat sesuai response time, sekitar 15 menit. Pemadaman cukup memakan waktu karena api sudah sangat besar,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, DPKP menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada stop kontak di dalam rumah. Percikan api yang muncul kemudian menyambar kasur dan tumpukan kain, sehingga api dengan cepat membesar dan menyebar ke bagian lain rumah.
Baca juga : Stasiun Ngangeni, Ikhtiar Melestarikan Jejak Sejarah dan Menggerakkan Wisata Budaya Kediri
Kebakaran ini dikategorikan sebagai kejadian besar, dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp200 juta.
“Barang yang terbakar meliputi perabot rumah tangga, material persiapan untuk acara hajatan, serta uang tunai,” pungkas Bambang.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin





