Tulungagung, LINGKARWILIS.COM — Perum Bulog Cabang Tulungagung memastikan penyaluran bantuan pangan (Banpang) berupa beras dan minyak goreng akan dilakukan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026. Ribuan ton beras dan ratusan ribu liter minyak goreng telah disiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat penerima manfaat.
Kepala Bulog Cabang Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengungkapkan jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) tahun ini mencapai 142.579 orang. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sekitar 79 ribu penerima.
Semula, penyaluran bantuan direncanakan berlangsung selama bulan Ramadan atau sebelum Idul Fitri 2026. Namun, setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, jadwal distribusi diundur menjadi setelah hari raya.
Baca juga : Satlantas Polres Tulungagung Siaga Amankan Arus Lalu Lintas Saat Lebaran Ketupat
“Awalnya kami targetkan sebelum Idul Fitri, tetapi hasil koordinasi dengan Pemkab Tulungagung memutuskan penyaluran dilakukan setelah hari raya,” ujar Yonas, Sabtu (28/3/2026).
Ia menjelaskan, penyesuaian jadwal dilakukan karena waktu persiapan dinilai terlalu terbatas, mengingat jumlah penerima yang cukup besar. Proses distribusi sendiri harus melalui beberapa tahapan, mulai dari pengiriman logistik dari gudang ke titik pembagian, pemanggilan penerima, hingga pelaksanaan penyaluran.
Secara teknis, Bulog menargetkan seluruh bantuan dapat tersalurkan dalam waktu dua pekan. Distribusi akan dipusatkan di kantor desa dan kelurahan yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung.
“Saat ini tahap distribusi dan persiapan sudah berjalan, tinggal pelaksanaan penyaluran. Kami masih terus berkoordinasi dengan Pemkab untuk menentukan jadwal pastinya,” jelasnya.
Baca juga : Sebanyak 58.698 Wisatawan Kunjungi Kediri Selama Libur Lebaran
Untuk program Banpang 2026, total beras yang disiapkan mencapai 2.991 ton. Sementara minyak goreng jenis MinyaKita yang akan disalurkan mencapai sekitar 598 ribu liter.
Setiap penerima bantuan nantinya akan memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan tersebut mencakup alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret.
“Setiap PBP akan menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Total distribusi mencapai 2.991 ton beras dan 598 ribu liter minyak goreng,” pungkasnya.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin





