Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 59 rumah warga di tiga desa Kabupaten Tulungagung mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung pada Sabtu (7/2/2026) sore. Total kerugian material akibat bencana ini ditaksir mencapai sekitar Rp19,1 juta.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmadji, menjelaskan bahwa hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 14.27 WIB. Dampaknya, pihaknya menerima laporan kerusakan rumah warga di Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol.
Setelah laporan masuk, tim BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan awal. Dari hasil pendataan sementara, terdapat lima rumah di Desa Bendilwungu yang mengalami kerusakan mulai dari ringan hingga berat.
“Laporan dampak angin kencang sebenarnya tidak hanya berasal dari Desa Bendilwungu, tetapi juga dari Desa Sumberingin Kulon dan Sumberingin Kidul, Kecamatan Ngunut. Namun saat ini kami masih fokus menyelesaikan pendataan di Bendilwungu terlebih dahulu,” ujar Sudarmadji, Sabtu (7/2/2026).
Baca juga : Diterjang Angin Kencang, Mobil Toyota Agya Tertimpa Pohon di Jalan Bali Blitar
Ia merinci, dari lima rumah yang terdampak di Bendilwungu, satu di antaranya rusak karena tertimpa pohon tumbang. Secara keseluruhan, terdapat 1.375 genteng dan 20 lembar asbes yang rusak akibat terjangan angin kencang. Total kerugian material di desa ini diperkirakan mencapai Rp4,1 juta. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa.
Sebagai langkah tanggap darurat, BPBD Tulungagung memberikan bantuan terpal untuk menutup bagian atap yang rusak agar rumah warga tidak kebanjiran saat hujan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto, mengungkapkan bahwa dampak angin kencang juga dirasakan di Kecamatan Ngunut. Sebanyak 44 rumah di Desa Sumberingin Kulon dan Sumberingin Kidul mengalami kerusakan.
Kerusakan terparah dialami rumah milik Jali, warga Desa Sumberingin Kulon, yang roboh akibat diterjang angin. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta. Petugas Polsek Ngunut bersama perangkat desa dan warga setempat bergotong royong mengevakuasi reruntuhan bangunan.
Baca juga : Pemkab Tulungagung Sosialisasikan SPPT dan PBB-P2, Ajak Warga Patuh Pajak untuk Pembangunan
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Selain kerusakan rumah, sempat terjadi pohon tumbang yang menutup akses jalan, namun sudah dibersihkan oleh petugas menggunakan gergaji mesin,” kata Iptu Nanang.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin





