DLH Nganjuk Kirim Sampel Limbah B3 ke Sucofindo Surabaya untuk Uji Laboratorium

DLH Nganjuk Kirim Sampel Limbah B3 ke Sucofindo Surabaya untuk Uji Laboratorium
Limbah diduga B3 yang berada di Kecamatan Sukomoro (Inna)

Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk mengambil langkah tegas dalam menangani kasus pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang kian meluas. Jika sebelumnya ditemukan di empat titik, kini lokasi pembuangan sudah bertambah menjadi delapan.

Untuk memastikan kandungan limbah, DLH telah mengambil sejumlah sampel dan mengirimkannya ke laboratorium Sucofindo Surabaya. Ribuan karung limbah yang diduga beracun tersebut ditemukan berserakan dan diangkut dengan 12 truk dari beberapa lokasi berbeda.

Kepala DLH Nganjuk, Sujito, menyebutkan langkah ini merupakan bagian dari upaya penyelidikan lanjutan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan DLH Provinsi dan Gakum Korwil Jawa Timur untuk menindaklanjuti kasus ini,” ujarnya, Sabtu (27/9/2025).

Baca juga : Pemuda di Kediri Jadi Korban Pembacokan Usai Pulang Ngopi, Lima Pelaku Diamankan

Sebagai antisipasi, tim DLH memasang garis pembatas di lokasi pembuangan, mirip garis polisi, serta menutup area dengan terpal guna mencegah penyebaran limbah.

“Langkah awalnya adalah pengamanan dengan garis batas, kemudian lokasi akan kami tutup menggunakan terpal,” jelas Sujito.

Ia menambahkan, pengujian laboratorium di Sucofindo dipilih karena tidak semua lembaga memiliki fasilitas untuk memeriksa kandungan limbah B3. “Kami berharap hasil uji segera keluar agar proses penanganan bisa berlanjut,” ungkapnya.

Selain upaya teknis, DLH juga telah melaporkan kasus ini ke kepolisian setelah menerima pengaduan tertulis dari masyarakat.

Baca juga : Musda XI DPD Golkar Kota Kediri, Sudjono Teguh Wijaya Berpeluang Besar Terpilih Lagi

“Sudah kami laporkan. Begitu ada pengaduan masuk, langsung kami teruskan ke pihak kepolisian,” tegasnya.

Meski identitas pelaku dan kandungan limbah belum terungkap, Sujito mengimbau warga agar menjauhi lokasi yang terindikasi tercemar.
“Yang penting, masyarakat jangan mendekati area yang dicurigai mengandung limbah berbahaya,” pesannya.

Hingga kini penyelidikan masih berjalan dengan fokus pada pengamanan lokasi, pemeriksaan laboratorium, serta penelusuran hukum untuk mengungkap pelaku pembuangan limbah B3 tersebut.***

Reporter : Inna Dewi Fatima

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D