JOMBANG — Pemerintah Kabupaten Jombang mengakhiri tahun 2025 dengan menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka melepas tahun lama dan menyambut Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (31/12) malam, menjadi momentum refleksi atas perjalanan pemerintahan dan kehidupan sosial selama setahun terakhir.
Acara yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Gus Salmanudin, unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan berbagai lembaga dan organisasi, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Jombang.
Nuansa khusyuk dan penuh perenungan mewarnai jalannya kegiatan. Rangkaian acara diawali dengan istighotsah yang dipimpin KH Masduqi Abdurrahman Al Hafidz, kemudian dilanjutkan penayangan Kaleidoskop Jombang yang menampilkan rangkuman capaian pembangunan dan kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2025.
Baca juga : Puluhan Personel Polres Kediri Naik Pangkat, Total 99 Anggota Resmi Sandang Pangkat Baru
Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan bahwa pergantian tahun memiliki makna lebih dari sekadar seremoni. Menurutnya, momen tersebut menjadi waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi dan introspeksi bersama.
“Doa bersama ini menjadi sarana refleksi agar kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Lewat doa, kita memohon keberkahan dan harapan baru dalam menyongsong Tahun 2026,” ujar Warsubi.
Ia menekankan pentingnya meninjau kembali perjalanan sepanjang tahun 2025, baik dalam aspek pemerintahan maupun kehidupan sosial masyarakat. Evaluasi tersebut, lanjutnya, menjadi dasar untuk memperbaiki kekurangan sekaligus memperkuat capaian yang telah diraih.
Bupati juga mengapresiasi peran seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh lintas agama, yang selama ini berkontribusi menjaga kerukunan dan keharmonisan di Kabupaten Jombang. Kegiatan doa lintas agama dinilainya sebagai wujud nyata persatuan dan toleransi yang terus dijaga bersama.
“Dengan ridho Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, semoga Kabupaten Jombang senantiasa diberikan keberkahan, ketenteraman, serta dijauhkan dari berbagai musibah dan marabahaya demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Menutup sambutan, Bupati Warsubi mengajak seluruh masyarakat menyongsong tahun baru dengan semangat optimisme dan kebersamaan.
“Selamat Tahun Baru 2026. Mari kita songsong tahun yang baru dengan tekad dan semangat untuk terus berkontribusi mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera bagi semua,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tausiyah disampaikan oleh KH M Hamid Bisri (Gus Mamik). Puncak acara ditandai dengan doa lintas agama yang dipimpin secara bergantian oleh perwakilan pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, sebagai penegasan komitmen moderasi beragama di Kabupaten Jombang.***
Reporter : Agung Pamungkas
Editor : Hadiyin





