Batu, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) tengah melakukan revitalisasi kawasan depan Pasar Induk Among Tani. Penataan ini diprioritaskan untuk mengatasi persoalan parkir bus wisata yang selama ini kesulitan menjangkau pasar utama di kota wisata tersebut.
Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, menyebutkan pekerjaan meliputi pelebaran jalan, pembangunan trotoar baru, serta perbaikan saluran drainase. “Detailnya, trotoar dikerjakan sepanjang 700 meter, box culvert 225 meter, pelebaran jalan 3,5 meter, serta pemasangan dict 80×80 sepanjang 475 meter,” jelasnya, Rabu (17/9/2025).
Dengan desain tersebut, area depan pasar nantinya bisa menampung hingga 20 unit bus pariwisata. Menurut Alfi, hal ini penting karena pasar tak hanya berfungsi sebagai pusat perdagangan, tetapi juga destinasi belanja dan wisata kuliner bagi wisatawan.
Baca juga : Gelaran “Basarku Basarmu” Semarakkan Hari Jadi Kota Kediri ke-1146 di Kecamatan Pesantren
Awalnya proyek ini ditargetkan selesai pada akhir September 2025, namun mundur hingga November akibat revisi anggaran dan menunggu proses administrasi dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Timur.
Meski demikian, Alfi optimistis pekerjaan akan rampung sesuai jadwal revisi. Proyek ini menelan anggaran Rp2,49 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batu 2025.
Selain akses jalan dan pedestrian, Pemkot juga menata pepohonan di sekitar pasar agar tampilan kawasan tetap asri sekaligus nyaman bagi pengunjung.
“Kami ingin mempertahankan nuansa hijau, tapi tetap memberikan kenyamanan bagi wisatawan,” tegasnya.
Baca juga : Kota Blitar Terima Tambahan Armada, Kini Total 10 Angkutan Sekolah Gratis
Untuk mengurangi gangguan lalu lintas, seluruh pengerjaan dilakukan pada malam hari. “Kalau siang bisa menghambat aktivitas pedagang maupun pembeli. Malam hari jauh lebih aman,” tambah Alfi.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





