“Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintas,” kata Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono di Desa Surenlor.
Petugas gabungan telah mengevakuasi material longsor di jalur tersebut sejak terjadi longsor pada Kamis (18/4) malam setelah hujan lebat yang terjadi antara pukul 17.00 hingga 23.30 WIB.
Ada empat titik longsor dilaporkan terjadi mulai dari kilometer 15 hingga 17.
“Keempat titik longsor ini terjadi di ruas utama antara Kecamatan Bendungan – Trenggalek,” tambahnya.
Akibat peristiwa ini, jalur antar kecamatan hampir lumpuh total karena hanya kendaraan roda dua yang dapat melewati jalur alternatif.
Sementara itu, kendaraan roda empat harus memutar jauh melewati Kabupaten Tulungagung untuk mencapai daerah Trenggalek kota.
“Akses pada saat itu hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua melalui jalur alternatif,” jelasnya.
Namun saat ini, akses jalan sudah normal setelah titik longsor terparah dievakuasi oleh petugas gabungan menggunakan dua unit alat berat.
Alat berat tersebut digunakan untuk mengevakuasi material longsor berupa tanah, batuan, dan pepohonan di lereng perbukitan setinggi 15 meter yang ambrol akibat hujan.
“Panjang tanah longsor sekitar 25 meter dengan lebar 8 meter. Kami berupaya menyelesaikan semuanya pada hari ini,” pungkasnya.***
Editor : Hadiyin





