Gadis Asal Lamongan Jadi Korban Mutilasi, Jasad Ditemukan di Pacet Mojokerto

Gadis Asal Lamongan Jadi Korban Mutilasi, Jasad Ditemukan di Pacet Mojokerto
Rumah Korban di Desa Made Kecamatan Lamongan Kota Kabupaten Lamongan.(Foto Suprapto)

Lamongan, LINGKARWILIS.COM – TAS (25), perempuan muda asal Desa Made, Kecamatan Lamongan Kota, Kabupaten Lamongan, menjadi korban mutilasi yang jasadnya ditemukan tercecer di jurang kawasan Pacet, Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (6/9/2025).

Ketua RW setempat, R Sukindro, yang didampingi Ketua RT Sukirno, membenarkan bahwa korban adalah anak pasangan Sudarmaji dan Evi. Menurutnya, TAS sudah lama jarang pulang karena bekerja di Surabaya setelah menyelesaikan kuliah.

“Korban memang anaknya Sudarmaji dan Evi. Dulu pernah pulang membawa seorang pria yang disebut sebagai teman dekatnya. Warga sempat mengira itu pacarnya. Tapi belakangan, ia jarang terlihat di kampung,” ujar Sukindro, Minggu (7/9/2025).

Baca juga : Pohon di Jalan Mayor Bismo Ditebang, Terdampak Proyek Tol Bandara Dhoho Kediri

Ia menambahkan, korban dikabarkan ibunya bekerja di Surabaya bersama seorang pria yang diduga pacarnya. Namun, status hubungan mereka tidak jelas. “Ada yang bilang pacar, ada juga yang menyebut suaminya karena katanya sudah menikah siri. Bahkan ada yang bilang orang Medan,” imbuhnya.

Sukindro mengaku tidak mengetahui pasti pekerjaan korban. “Saya kurang tahu dia bekerja di mana. Karena jarang pulang, mungkin sudah sibuk dengan pacarnya itu,” jelasnya.

Meski jarang berada di rumah, warga mengenal TAS sebagai sosok pendiam, mudah bergaul, dan tidak pernah menimbulkan masalah di lingkungannya.

Pantauan di rumah orang tuanya, suasana tampak sepi. Pintu gerbang terkunci, atap rumah dipenuhi daun kering, sementara dua sepeda motor masih terparkir dan rak sepatu tertata. Informasi yang diperoleh, orang tua korban sudah berangkat ke Surabaya maupun Mojokerto untuk mengurus pemulangan jenazah.

Baca juga : Intensifkan Patroli Malam, Aparat Cegah Pelajar Keluyuran di Kediri

“Soal pemakaman masih menunggu arahan kepala desa. Tadi kami bersama RT, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sudah bermusyawarah,” kata Sukindro.

Kepala Desa Made, Eko Widiyanto, membenarkan identitas korban setelah ada pencocokan data kepolisian. “Awalnya saya mendapat data dari Bhabinkamtibmas, setelah dicek memang cocok dengan identitas warga kami,” ungkapnya.***

Reporter : Supapto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D