Gagal Cek Rekening, Ratusan Calon Penerima BPNT Datangi Dinsos Tulungagung untuk Perbaikan Data

Gagal Cek Rekening, Ratusan Calon Penerima BPNT Datangi Dinsos Tulungagung untuk Perbaikan Data
Sejumlah calon penerima manfaat BPNT di Tulungagung saat mendatangi kantor Dinas Sosial Tulungagung untuk mengurus perbaikan administrasi setelah gagal cek rekening (isal)

TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – Ratusan calon penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) memadati kantor Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tulungagung, Rabu (25/2/2026). Mereka datang untuk mengurus perbaikan administrasi setelah dinyatakan gagal melakukan pengecekan rekening pencairan bantuan sosial.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Tulungagung, Fahmi Alif Aldianto, menyampaikan berdasarkan data dari Kementerian Sosial, jumlah calon penerima BPNT di Tulungagung mencapai 73.782 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 821 orang tercatat berstatus gagal cek rekening.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Proses verifikasi masih berlangsung dan ditemukan 821 calon penerima yang gagal cek rekening,” ujar Fahmi.

Baca juga : Perawatan Jembatan Alun-Alun Kota Kediri, PT Baraseva Target Rampung Akhir Bulan

Akibat status tersebut, para penerima tidak dapat mencairkan bantuan melalui kartu ATM penyalur dari Bank Mandiri. Bahkan, terdapat penerima yang sudah lima bulan tidak bisa menarik dana bantuan karena kendala administrasi.

Fahmi menjelaskan, permasalahan muncul akibat ketidaksesuaian data antara identitas kependudukan dengan data yang tercantum di rekening. Perbedaan bisa berupa kesalahan ejaan nama atau penulisan nama yang tidak lengkap.

Untuk itu, calon penerima diwajibkan melakukan validasi dan pembaruan data di Dinsos Tulungagung. Jika tidak segera diperbaiki, mereka berpotensi dicoret dari daftar penerima BPNT.

“Karena itu banyak yang datang ke kantor untuk mengurus validasi agar tetap bisa menerima bantuan,” jelasnya.

Dinsos saat ini membuka layanan perbaikan data bagi penerima yang bermasalah. Setelah proses pembaruan di Dinsos selesai, penerima diminta melakukan validasi lanjutan ke BNI Cabang Tulungagung. Batas akhir proses verifikasi ditetapkan hingga 25 Februari 2026.

Baca juga : Kas Keliling BI Kediri Diserbu, Ratusan Warga Ponorogo Antre Sejak Pagi

Terkait mekanisme penyaluran BPNT tahun 2026, bantuan akan dicairkan setiap tiga bulan atau per triwulan. Setiap penerima memperoleh Rp200 ribu per bulan, sehingga total yang diterima dalam satu kali pencairan sebesar Rp600 ribu.

“Triwulan pertama direncanakan cair pada Maret 2026 sebelum Hari Raya Idul Fitri,” pungkas Fahmi.***

Reporter : Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *