Gema Sholawat Kediri Raya Semarakkan Dalem Ngangeni, Dorong Wisata Religi dan Kebangkitan UMKM

Gema Sholawat Kediri Raya Semarakkan Dalem Ngangeni, Dorong Wisata Religi dan Kebangkitan UMKM
Gema Sholawat Kediri Raya Semarakkan Dalem Ngangeni, Dorong Wisata Religi dan Kebangkitan UMKM (Bidu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Ribuan jamaah memadati Dalem Ngangeni, kediaman Ashari, Anggota DPRD Kota Kediri dari Partai Demokrat, di Kelurahan Ngletih, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Minggu (7/6/2026). Mereka mengikuti kegiatan Gema Sholawat Kediri Raya yang menghadirkan puluhan grup hadrah dan sholawat dari berbagai daerah di Kediri Raya.

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan penampilan 26 grup sholawat yang bergantian melantunkan pujian kepada Nabi Muhammad SAW sejak pagi hingga siang hari. Lantunan sholawat yang menggema menciptakan suasana religius sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi jamaah dan komunitas sholawat dari berbagai wilayah.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Ashari mengatakan, Gema Sholawat Kediri Raya merupakan bagian dari tradisi anjangsana yang selama ini rutin dilakukan antargrup sholawat. Setelah sebelumnya digelar di wilayah Tosaren, tahun ini Dalem Ngangeni mendapat kesempatan menjadi tuan rumah.

Baca juga :Β Harganas 2026, Ratusan Warga Kabupaten Kediri Antusias Ikuti Program KB Mantap di RSUD SLG

“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi keberkahan bagi masyarakat. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, acara ini juga memberikan dampak ekonomi yang nyata karena banyak pelaku UMKM dan pedagang kecil yang merasakan peningkatan pendapatan,” ujarnya.

Menurut Ashari, perkembangan komunitas sholawat di Kota Kediri perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Ia berharap setiap kelurahan nantinya memiliki grup sholawat sebagai sarana pembinaan generasi muda sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Kami ingin semangat bersholawat terus berkembang. Harapannya, seluruh kelurahan di Kota Kediri memiliki grup sholawat sehingga syiar Islam semakin kuat dan menjadi energi positif dalam membangun karakter masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Camat Pesantren, Yudi Kuncoro, menilai tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda unggulan Kota Kediri yang mampu mengangkat sektor wisata religi.

“Dengan jumlah peserta dan semangat para grup sholawat, kegiatan ini berpotensi menjadi agenda tahunan berskala kota. Bahkan dapat menjadi ikon baru Kota Kediri yang memadukan nilai religius, budaya, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkap Yudi.

Baca juga :Β Kelalaian Pembakaran Daun Tebu Diduga Picu Kebakaran Lahan di Jegles Kota Kediri

Ia menambahkan, sebagian besar dari 15 kelurahan di Kecamatan Pesantren telah memiliki grup sholawat yang aktif. Kondisi tersebut dinilai menjadi modal penting untuk memperluas gerakan syiar Islam berbasis masyarakat hingga menjangkau seluruh wilayah Kota Kediri.

Selain menghadirkan suasana religius, Gema Sholawat Kediri Raya juga memberikan dampak positif bagi sektor ekonomi kerakyatan. Deretan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membuka lapak di sekitar lokasi acara tampak ramai dikunjungi jamaah dan masyarakat.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai spiritual, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi lokal serta membuka peluang pengembangan wisata religi di Kota Kediri.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *