GRIB Jaya Kota Kediri Gelar Aksi Berantai, Ini Tuntutannya

GRIB Jaya Kota Kediri Gelar Aksi Berantai, Soroti Dugaan Penarikan Kendaraan Bermasalah
Aksi GRIB Jaya Kota Kediri (Bidu)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Puluhan anggota Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Kediri menggelar aksi unjuk rasa beruntun, Rabu (14/1/2026). Aksi tersebut menyoroti praktik penarikan kendaraan oleh BFI Finance Kredit yang dinilai tidak sesuai prosedur hukum, tidak berperikemanusiaan, serta merugikan konsumen.

Massa memulai aksi dari Jalan Stasiun Kota Kediri, kemudian bergerak menuju kantor BFI Finance di kawasan ruko Jalan Hayam Wuruk. Selanjutnya, aksi berlanjut ke Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jalan Brawijaya, direncanakan menuju Polres Kediri Kota, dan diakhiri di Balai Kota Kediri.

Ketua GRIB Jaya Kota Kediri, Basuki, menyampaikan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk keberpihakan terhadap masyarakat kecil yang merasa dirugikan oleh mekanisme pembiayaan yang dianggap tidak adil.

“Kami turun ke jalan untuk memastikan tidak ada tindakan sewenang-wenang di Kota Kediri. Penegakan hukum harus berpihak pada masyarakat,” tegas Basuki dalam orasinya.

Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Amankan Pengamen Badut di Simpang Ngadiluwih

Aksi ini dipicu kasus yang menimpa Dewindayanti, warga Desa Kalasan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. Ia mengaku kendaraannya ditarik secara tiba-tiba meski sebelumnya telah dilakukan mediasi terkait keterlambatan angsuran selama dua bulan.

Dewindayanti menjelaskan, dirinya telah menyampaikan itikad baik dengan kesanggupan melunasi tunggakan sebelum jatuh tempo pada 15 Desember. Bahkan, ia menawarkan pembayaran dua bulan sekaligus atau setidaknya satu bulan lebih dulu.

“Saya sudah menyampaikan kesanggupan membayar secepatnya. Saat itu saya diberi waktu untuk mencari dana,” ungkap Dewin.

Namun, beberapa hari setelah mediasi, sejumlah orang datang ke rumahnya dengan alasan melakukan pengecekan fisik kendaraan. Tanpa penjelasan yang jelas, mobil miliknya justru dibawa pergi.

Kendaraan yang ditarik merupakan Honda Mobilio RS tahun 2018 warna abu-abu dengan nomor polisi AG 1276 EK atas nama Dewindayanti. Ia menegaskan tidak pernah secara langsung menyerahkan kendaraan tersebut ke pihak leasing.

“Saya datang ke kantor BFI hanya untuk tanda tangan kesepakatan pembayaran. Saya tidak pernah tanda tangan penyerahan mobil,” tegasnya.

Padahal, menurut Dewin, masa kredit kendaraannya hampir berakhir. Dari total kontrak hampir empat tahun, sisa angsuran tinggal sekitar 27 kali pembayaran. Ia pun menyatakan masih sanggup melanjutkan cicilan dan berharap mobilnya segera dikembalikan.

Baca juga : Cegah Kerugian Pedagang, DKPP Kabupaten Kediri Siapkan Edukasi PMK di Pasar Hewan

Menanggapi tuntutan massa, Manajer BFI Kredit, Aji Indra, menyatakan bahwa pihaknya masih membuka ruang dialog dan akan meneruskan seluruh aspirasi yang disampaikan ke manajemen pusat.

“Proses penarikan ini belum bersifat final. Kami membuka semua opsi, termasuk negosiasi. Apabila ditempuh jalur hukum, kami siap mengikuti sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu aksi unjuk rasa berlangsung tertib dengan pengamanan aparat kepolisian. Di sela aksi, massa GRIB Jaya juga melakukan kegiatan sosial dengan membagikan nasi kotak kepada pengguna jalan di depan Kantor OJK Jalan Brawijaya, Kota Kediri.***

Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D