Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Dua lokasi baru Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Lamongan resmi memasuki tahap groundbreaking pada Rabu (6/8/2025). Acara ini berlangsung di Jalan Ayam Alas No. 42, Desa Mantup, Kecamatan Mantup, dan digelar serentak secara daring di seluruh Indonesia. Turut hadir Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Wakapolres Kompol I Made Prawira Wibawa, serta jajaran Forkopimda Lamongan.
Dua lokasi baru SPPG Polres Lamongan tersebut berada di Kecamatan Mantup dan Paciran, melengkapi 11 SPPG yang telah beroperasi sebelumnya di wilayah Kabupaten Lamongan.
Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menilai, pembangunan SPPG ini merupakan langkah strategis untuk menyukseskan program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tidak hanya bertujuan memperbaiki asupan gizi anak-anak, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Baca juga : Langgar Izin Tinggal, WNA Asal Pakistan Dideportasi Imigrasi Kediri
“Penambahan SPPG sangat penting dalam menyediakan makanan sehat bagi anak-anak sekolah. Ini juga bagian dari upaya mengatasi stunting, menekan angka kemiskinan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Pak Yes.
Kompol I Made Prawira Wibawa menyampaikan bahwa pembangunan fisik kedua SPPG tersebut telah dimulai sejak seminggu sebelumnya dan ditargetkan rampung serta dapat beroperasi penuh pada September 2025.
“SPPG Polres bukan hanya menyediakan makanan bergizi gratis, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memutar roda ekonomi lokal. Kami menerapkan sistem pengujian keamanan pangan atau security food test sesuai standar Polri yang akan dijalankan oleh tim medis termasuk Pusdokkes, Bidokkes Polda, dan Urkes Polres,” jelasnya.
Baca juga : Razia Tempat Hiburan di Banyakan, Polisi Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Merek
Sebagai informasi, hingga saat ini Kabupaten Lamongan memiliki 11 SPPG aktif yang setiap harinya menyalurkan 3.543 porsi makanan bergizi kepada pelajar. Dengan penambahan dua titik baru ini, diharapkan distribusi makanan dapat menjangkau lebih luas dan mempercepat penanggulangan masalah gizi buruk serta stunting di wilayah Lamongan.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





