LINGKARWILIS.COM – Sebuah mobil mewah BMW berwarna putih yang sempat viral di media sosial karena menggunakan plat nomor tidak pantas dan diketahui palsu, berhasil diamankan oleh Satlantas Polresta Malang Kota pada Jumat malam (14/2).
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Kombes Nanang Haryono, melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto, menegaskan bahwa unit Gakum Polresta Malang Kota segera melakukan penyelidikan setelah nomor polisi mobil tersebut menjadi perbincangan di media sosial.
“Unit Gakum melaksanakan penyelidikan kendaraan nopol N 3 NEN. Ditemukan dan dilakukan langkah-langkah kepolisian sesuai dengan SOP,” jelasnya, Sabtu (15/02).
Di sisi lain, Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Agung Fitransyah juga mengonfirmasi bahwa pihaknya segera melakukan penelusuran bersama unit Gakum setelah mobil BMW putih dengan nopol N 3 NEN ramai diperbincangkan.
Pemberangkatan Umroh Perdana dari Bandara Dhoho Kediri ke Jeddah Dimulai 2 Maret
“Jadi, ditemukan nopol asli N 1688 ABG,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa penelusuran kendaraan tersebut dilakukan dengan bantuan rekaman CCTV serta media sosial dari beberapa elemen masyarakat. Setelah ditelusuri, lokasi keberadaan mobil BMW itu akhirnya berhasil ditemukan.
“Pengemudi kendaraan kooperatif untuk dihadirkan. Hingga kita melakukan tindakan tegas dengan penilangan. Sebab, ini juga atensi dari pimpinan pada Operasi Keselamatan Semeru 2025. Yang bersangkutan sudah dilakukan penilangan. Sesuai pasal 280, pengemudi harus mengganti plat nomor asli dan denda Rp 500 ribu,” ujar Agung.
Selain itu, seorang remaja putri berinisial IR (21), warga Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, mengakui bahwa dirinya adalah pengemudi mobil tersebut.
Teror Ekshibisionisme di Kota Batu, Siswi SMP Trauma Menunggu Jemputan di Luar Sekolah!
“Sebenarnya ini untuk membuat konten di platform medsos. Saya keteledoran tidak melepas plat nopol N 3 NEN hingga di jalan raya sampai masuk akun Tiktok,” ungkapnya.
Meskipun demikian, perempuan yang berstatus mahasiswa tersebut menegaskan bahwa dirinya bukan pemilik kendaraan tersebut.
“Mobil ini milik teman saya sendiri. Ini untuk konten dan plat nopol dibeli dari online shop. Saya minta maaf atas kegaduhan ini hingga viral. Saya minta maaf kepada masyarakat. Saya menghimbau dan memohon masyarakat tidak melakukan seperti ini,” ucapnya menyesal.
Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya





