Heboh Temuan Tanaman Diduga Ganja di Ponorogo, Polisi Pastikan Bukan Tanaman Terlarang

Heboh Temuan Tanaman Diduga Ganja di Ponorogo, Polisi Pastikan Bukan Tanaman Terlarang
Kasatresnarkoba Polres Ponorogo AKP Mustofa Sahid saat menunjukkan tanaman mirip ganja (Sony)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Warga Dukuh Dayang, Desa Sukosari, Kecamatan Babadan, Ponorogo sempat digegerkan dengan penemuan tanaman yang diduga mirip ganja. Temuan tersebut segera dilaporkan ke Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ponorogo pada Sabtu (5/4/2025).

Kepala Satresnarkoba Polres Ponorogo, AKP Mustofa Sahid, membenarkan adanya laporan masyarakat terkait tanaman yang mencurigakan tersebut.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

“Kami menerima laporan dari warga tentang tanaman yang bentuk daunnya menyerupai ganja. Kami langsung menindaklanjuti dan melakukan pengecekan di lokasi,” ujar AKP Mustofa, Selasa (8/4/2025).

Setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan, polisi memastikan bahwa tanaman tersebut bukan ganja. Meski secara bentuk daun memang menyerupai tanaman ganja, namun ciri-cirinya berbeda karena tanaman itu berduri dan tidak berbahaya.

Baca juga : Kasus Korupsi Dana Hibah Program Korporasi Sapi, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Kediri : Negara Rugi Hampir Rp 1 Miliar

Berdasarkan hasil penyelidikan, tanaman tersebut diketahui adalah kenaf atau dikenal juga sebagai rami jawa—jenis tanaman perdu penghasil serat dan minyak.

“Tanaman itu namanya kenaf. Daunnya memang mirip ganja, tapi memiliki duri. Ini jenis tanaman liar yang biasa tumbuh di semak-semak, terutama saat musim hujan,” jelasnya.

Polisi menyebut tanaman kenaf tersebut tumbuh subur di sekitar lokasi, terutama di pinggiran sungai. Karena tidak mengandung zat berbahaya, sampel tanaman tidak perlu dibawa ke laboratorium untuk pengujian lebih lanjut.

Baca juga : Libur Lebaran, Pantai Serang Blitar Diserbu Ribuan Wisatawan Setiap Hari

“Kami pastikan itu bukan ganja dan tidak berbahaya. Sampai saat ini, di wilayah Ponorogo belum ditemukan adanya tanaman ganja,” tegas AKP Mustofa.

Meski bukan ganja, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan peran aktif masyarakat dalam memberantas narkoba. Polisi pun mengajak warga untuk melaporkan jika melihat penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.

“Kami butuh peran serta masyarakat. Aparat tidak bisa bekerja sendiri. Kami juga terus melakukan sosialisasi mengenai bahaya narkoba di berbagai kalangan,” pungkasnya.***

Reporter : Sony Dwi Prastyo
Editor :  Sony

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *