LINGKARWILIS.COM – Sebuah rumah di Desa Ngrejo, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung mengalami kerusakan setelah tertimbun longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Kamis malam.
Material longsor yang berasal dari tanah bekas urukan jalur lintas selatan (JLS) masuk ke dalam rumah milik Ngadi, merusak sejumlah perabotan serta kandang ayam miliknya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma menjelaskan bahwa longsor terjadi sejak pukul 15.00 hingga 23.00 WIB, saat hujan intens melanda daerah tersebut.
Tanah uruk yang digunakan sebagai disposal pembangunan JLS di Kecamatan Tanggunggunung terbawa air, hingga akhirnya menyebabkan longsor yang mengancam permukiman warga.
Banjir Rendam SD dan SMP di Tulungagung, Dinas Pendidikan Liburkan Siswa
“Atas kejadian ini, rumah Pak Ngadi terdampak material longsor berupa tanah dan lumpur yang masuk ke dalam rumahnya,” ungkap Gilang, Jumat (16/5/2025).
Sementara itu, Camat Tanggunggunung, Dedy Eka Purnama, mengungkapkan pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi bersama TNI, Polri, dan pengelola JLS.
Proses pembersihan material longsor sudah dilakukan sejak pagi hingga pukul 10.00 WIB menggunakan alat berat, melibatkan warga dan aparat terkait.
“Pembersihan material longsor telah selesai pada pukul 10.00 WIB. Hanya satu rumah yang terdampak dan material sudah dibersihkan,” jelas Dedy.
Ini Daftar Korban Mobil Jeep Masuk Jurang di Malang, Lansia Asal Korea Juga Ikut Terluka!
Akibat longsor, sejumlah perabotan rumah serta kandang ayam milik Ngadi mengalami kerusakan. Lumpur yang menggenangi permukiman mencapai ketinggian lutut orang dewasa, sehingga dibutuhkan alat berat untuk membersihkannya.
Dedy menambahkan, longsor ini bukan kejadian pertama di lokasi tersebut. Dua bulan lalu, longsor serupa sempat terjadi meskipun tidak separah kali ini. Namun, tingginya intensitas hujan malam tadi memicu longsor susulan yang mengenai rumah warga.
“Kerugian materiil saat ini masih dalam pendataan, namun yang jelas kerusakan terjadi pada perabotan rumah dan kandang ayam,” pungkasnya.






