MALANG, LINGKARWILIS.COM – Pendekatan persuasif dan membumi terus diperlihatkan jajaran Polresta Malang Kota. Salah satunya dilakukan Kanit Binmas Polsek Klojen, AKP Anik S., bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Penanggungan, Aiptu Sapto Yuwono, yang secara rutin menjalin silaturahmi dengan para pengemudi ojek online (ojol).
Melalui program bertajuk “Bhabinkamtibmas Sobat Ojek Online”, Aiptu Sapto menghadirkan ruang komunikasi yang lebih dekat dengan para driver. Selain mempererat hubungan, program ini juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi sekaligus keluhan para pengemudi ojol di wilayah Klojen.
Pertemuan yang berlangsung santai di salah satu warung kopi tersebut dimanfaatkan sebagai sarana penyampaian pesan kamtibmas. Mulai dari imbauan keselamatan berlalu lintas, kewaspadaan terhadap tindak kriminal, hingga ajakan agar driver ojol berperan aktif sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Baca juga : Mahasiswa KKN UNP Kediri Siapkan 10 Program di Kelurahan Banjaran, Salah Satunya Urban Farming
Sebelum membagikan jaket kepada para driver, AKP Anik dan Aiptu Sapto terlebih dahulu memberikan pembinaan ringan. Materi yang disampaikan antara lain etika berkendara, keselamatan di jalan, serta langkah-langkah antisipasi kejahatan jalanan.
AKP Anik menjelaskan, program “Bhabinkamtibmas Sobat Ojol” merupakan tindak lanjut arahan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, agar peran Bhabinkamtibmas benar-benar menyentuh masyarakat dengan pendekatan sosial dan kemanusiaan.
“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri. Melalui Sobat Ojol ini, kami membangun kedekatan emosional, menampung aspirasi, sekaligus mengajak para driver menjadi mitra dalam menjaga kamtibmas,” ujar AKP Anik, Rabu (21/1/2026).
Sementara itu, Aiptu Sapto Yuwono mengungkapkan bahwa gagasan Sobat Ojol berawal dari pengamatannya terhadap para driver yang kerap berkumpul dan menunggu order di Warkop Bedjo.
“Hingga saat ini sudah ada 21 driver ojol yang saya bina. Mereka saya berikan jaket untuk melindungi dari hujan dan angin, meningkatkan kenyamanan kerja, sekaligus menambah aspek keselamatan di jalan,” ungkapnya.
Baca juga : Kinerja APBN Kediri Raya 2025 Tetap Stabil hingga Tutup Tahun, Ini Infonya
Tak berhenti di situ, kepedulian Aiptu Sapto juga diwujudkan melalui pemberdayaan lingkungan sekitar warung kopi tersebut. Beberapa hari sebelumnya, ia membagikan tiga terpal kolam berukuran 1×2 meter kepada driver ojol untuk budidaya ikan lele. Selain itu, pemilik warkop juga menerima bantuan bibit sayuran.
Seluruh kebutuhan, mulai dari terpal kolam, bibit tanaman, hingga jaket, dibeli secara daring menggunakan dana pribadi Aiptu Sapto. Ia menilai lahan kosong di sekitar warkop memiliki potensi untuk dikembangkan, tidak hanya sebagai tempat berkumpul, tetapi juga sebagai sumber ekonomi dan ketahanan pangan skala kecil.
“Saya melihat lahannya bisa dimanfaatkan. Maka saya dorong budidaya lele dan penanaman sayur. Semua saya siapkan dari uang pribadi, karena niatnya membantu masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kamtibmas,” tuturnya.
Melalui inisiatif “Bhabinkamtibmas Sobat Ojol”, Polsek Klojen Polresta Malang Kota menegaskan bahwa menjaga keamanan tidak semata dilakukan lewat patroli, tetapi juga melalui kedekatan, kepedulian sosial, serta kolaborasi yang berkelanjutan.
Sinergi yang terbangun antara kepolisian dan para driver ojol ini diharapkan mampu menciptakan Kota Malang yang aman, humanis, produktif, dan kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





