KEDIRI, LINGKARWILIS.COM — Persik Kediri gagal meraih poin penuh dalam laga perdana bersama pelatih anyar Divaldo Alves. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Jatidiri, Semarang, Jumat (11/4/2025), Macan Putih harus puas berbagi angka usai bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah PSIS Semarang.
Laga berlangsung ketat sejak menit awal. PSIS Semarang menciptakan beberapa peluang berbahaya di babak pertama, namun ketangguhan kiper Leo Navasccio dan solidnya barisan belakang yang diperkuat Hamra Hehanussa mampu menjaga gawang Persik tetap steril.
Persik juga menciptakan sejumlah peluang. Gelandang kreatif Ze Valente dan Majed Osman beberapa kali melepaskan tembakan, namun belum berhasil menjebol gawang lawan.
Baca juga : Usai Lebaran, 63 ASN di Kabupaten Kediri Belum Masuk Kerja, Mayoritas Punya Izin Resmi
Di paruh kedua, Divaldo melakukan rotasi dengan menarik keluar Hugo Samir dan memasukkan Riyatno Abiyoso. Masuknya Abiyoso menambah variasi serangan, terutama dari sektor sayap. Meski dominasi permainan meningkat, penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tak satu pun gol tercipta. Hasil ini membuat Persik harus puas dengan tambahan satu poin di pekan ini.
Usai pertandingan, pelatih Divaldo Alves mengaku belum puas dengan hasil imbang tersebut. Ia menilai banyak hal yang perlu dibenahi, terutama efektivitas lini depan.
Baca juga K Inter Kediri Masuk Grup J Liga 4 Nasional, Siap Tampil di Kandang Sendiri
“Saya ingin tiga poin. Tapi saya baru datang dan ini jadi bahan evaluasi penting, khususnya sektor depan yang belum maksimal,” ujar Divaldo.
Absennya Ramiro Fergonzi dinilai sangat memengaruhi daya dobrak tim. Persik hanya mengandalkan M. Khanafi sebagai penyerang tunggal tanpa pelapis yang mumpuni.
“Fergonzi adalah pemain penting bagi kami. Hari ini kami hanya punya Khanafi sebagai striker, tidak ada opsi lain. Jika Fergonzi main, hasilnya mungkin berbeda,” tandas Divaldo.
Dengan hasil ini, Persik Kediri membawa pulang satu poin dari laga tandang dan akan berfokus mematangkan strategi di lini serang untuk menghadapi pertandingan berikutnya.***
Reporter : Rizky Rusydianto
Editor : Hadiyin





