General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, mengatakan perusahaan secara rutin melakukan pengawasan terhadap kualitas air maupun udara bekerja sama dengan lembaga berwenang.
Menurutnya, kualitas air limbah hasil pengolahan telah diuji secara berkala oleh Laboratorium Lingkungan Perum Jasa Tirta. Hasil pengujian menunjukkan bahwa air buangan dari proses produksi memenuhi standar baku mutu air limbah untuk industri gula.
“Alhamdulillah kami telah memperoleh sertifikat Sistem Manajemen Mutu sesuai standar SNI ISO 9001:2015 untuk ruang lingkup produksi gula kristal putih,” ujar Tites kemarin.
Baca juga : Mohamad Syafiq Amrulhuda, Atlet Tarung Derajat Andalan Kabupaten Kediri Bidik Prestasi di Porprov Jatim 2027
Selain pengelolaan limbah cair, PG Meritjan juga rutin memantau kualitas udara di sekitar kawasan pabrik. Pengujian dilakukan oleh UPT Keselamatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur, termasuk melalui pengukuran kualitas udara ambien dan uji emisi cerobong boiler.
“Hasil pengujian menunjukkan seluruh parameter masih berada dalam batas aman dan di bawah baku mutu yang ditetapkan,” jelasnya.
Tites menambahkan, air hasil olahan IPAL PG Meritjan didominasi bahan organik yang dinilai bermanfaat bagi sektor pertanian. Karena itu, air tersebut telah lama dimanfaatkan oleh Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Gondanglegi sebagai sumber irigasi sawah.
Pada musim giling tahun ini, PG Meritjan berupaya menjaga keseimbangan antara pencapaian target produksi dan penerapan prinsip ramah lingkungan. Selain mendukung sektor industri gula, keberadaan pabrik juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah kehadiran PG Meritjan turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kami juga menyerap ribuan tenaga kerja, mulai dari proses tebang angkut hingga bagian produksi,” ungkapnya.
Baca juga : Dishub Kabupaten Kediri Kaji Pemasangan Warning Lamp di Tugu Nanas Ngancar untuk Tekan Angka Kecelakaan
Sementara itu, Rina Maria Astuti, warga Kelurahan Dermo, mengaku merasakan manfaat keberadaan PG Meritjan, terutama selama musim giling berlangsung.
Menurutnya, selain membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar, air hasil olahan pabrik juga membantu petani memenuhi kebutuhan irigasi.
“Semoga PG Meritjan terus berkembang dan semakin maju,” harapnya.***
Editor : Hadiyin





