Kediri, LINGKARWILIS.COM – Niat ingin tampil keren justru berujung rasa sakit bagi Syauqi Al Haris (11), warga Dusun Suwaluh, Desa Sambirejo, Kecamatan Pare. Jari manis tangan kanannya mengalami lecet dan terasa perih setelah terjerat cincin mainan yang ia beli sendiri.
Sabtu (7/2) malam, Syauqi didampingi orang tuanya mendatangi Pos Pemadam Kebakaran (Damkar) Pare untuk meminta bantuan melepas cincin yang sudah terlanjur mengikat erat di jarinya.
Dengan menggunakan alat gerinda mini khusus, petugas Damkar berupaya melepas cincin tersebut secara perlahan dan hati-hati. Proses evakuasi memakan waktu sekitar 20 menit hingga akhirnya cincin berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan luka tambahan.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Witjaksono, menyebut kejadian semacam ini bukan kali pertama. Banyak warga datang ke Damkar karena cincin yang mereka pakai tidak bisa dilepas, bahkan menyebabkan jari membengkak atau melepuh.
Baca juga : Polres Nganjuk Bongkar Jaringan Pengedar Pil Dobel L Lintas Daerah Nganjuk–Kediri
“Sering kali warga datang meminta bantuan karena cincin yang dipakai tidak bisa dilepas. Biasanya awalnya hanya ingin memakainya, tetapi justru menimbulkan rasa sakit hingga jari melepuh,” ujarnya.
Setelah cincin berhasil dilepas, kondisi jari Syauqi berangsur membaik. Untuk mengurangi rasa perih dan mencegah infeksi, petugas Damkar kemudian mengoleskan obat merah pada luka di jari manis bocah tersebut.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





