PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Setelah melalui proses pencarian selama dua hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan jasad Bani (60), warga Dukuh Keling, Desa Pengkol, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, yang tenggelam di sungai setempat pada Senin (19/5/2025).
Korban ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi terakhir terlihat saat meminta pertolongan, tepatnya tersangkut di antara batang bambu dan pepohonan tumbang di dasar sungai. Proses evakuasi berlangsung Rabu (21/5/2025) sore.
Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro, Novik Heryadi, menjelaskan bahwa tubuh korban ditemukan dalam kondisi utuh meskipun terdapat beberapa luka memar, yang diduga akibat terbentur benda keras selama hanyut.
Baca juga : Wabup Dewi Ulfa Tinjau Lokasi Bencana Longsor dan Banjir di Mojo, Kediri
“Korban terjebak di sela-sela bambu dan pohon roboh. Setelah hambatan tersebut dipotong dan dibersihkan, jasad korban berhasil diangkat,” ungkap Novik.
Ia menambahkan bahwa proses pencarian tidak berjalan mudah. Banyaknya pohon tumbang dan sampah alami di aliran sungai menghambat pandangan dan memperlambat pencarian. Selain itu, arus sungai yang deras menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat.
Upaya pencarian melibatkan personel dari Basarnas Bojonegoro dan Trenggalek, BPBD Ponorogo, serta sejumlah relawan. Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian resmi dihentikan dan jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca juga : Polisi Tetapkan Sopir Ledok Sebagai Tersangka Usai Tewaskan Calon Pengantin di Blitar
Seperti diberitakan sebelumnya, korban dinyatakan hilang pada Senin siang dan operasi pencarian dimulai dari titik awal korban tenggelam hingga radius dua kilometer, melalui penyisiran jalur sungai maupun daratan di sekitarnya.***
Reporter : Sony Prasetyo
Editor : Hadiyin





