Lamongan, LINGKARWILIS.COM β Warga di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo, Dusun Ngajaran, Desa Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengapung di sungai, Minggu (30/8/2026) sore.
Jasad tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 17.30 WIB. Informasi penemuan kemudian disampaikan Sekretaris Desa Karanganom kepada pihak kepolisian setelah melihat seseorang dalam kondisi terapung di aliran sungai.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Karangbinangun Iptu I Wayan Sumantra bersama sejumlah personel segera mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut.
Setibanya di tempat kejadian, petugas bersama warga melakukan evakuasi terhadap tubuh korban ke tepian sungai. Saat berhasil dievakuasi, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju Puskesmas Karangbinangun untuk menjalani pemeriksaan medis.
Baca juga :Β Kredit Program di Kediri Raya Capai Rp3,58 Triliun, Tumbuh 21,82 Persen hingga Juli 2026
Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid mengatakan, berdasarkan hasil visum luar, tidak ditemukan luka yang mengarah pada dugaan penganiayaan maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan identitas MP, warga Jalan Batam, Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Identitas tersebut kemudian dibenarkan oleh pihak keluarga berdasarkan ciri-ciri korban,” ujar Hamzaid saat dikonfirmasi, Senin (31/8/2026).
Korban diperkirakan berusia sekitar 40 tahun dengan tinggi badan kurang lebih 168 sentimeter. Ketika ditemukan, korban mengenakan kaos hitam dengan motif garis putih pada bagian pundak dan sarung batik berwarna cokelat dengan kombinasi warna cokelat tua dan muda.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga mengalami depresi akibat penyakit yang dideritanya dan tidak kunjung sembuh.
Baca juga :Β UMKM Milenial Fest 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Lokal Kabupaten Kediri
Kendati demikian, kepolisian tetap melakukan penanganan sesuai prosedur guna memastikan penyebab kematian korban.
“Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman,” pungkasnya.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





