Blitar, LINGKARWILIS.COM – Sehari menjelang pelaksanaan flushing atau pladu Bendungan Wlingi Raya dan Bendungan Serut di aliran Sungai Brantas, Kabupaten Blitar, aparat kepolisian mulai memetakan sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi berkumpulnya warga pencari ikan mabuk.
Saat pelaksanaan pladu nanti, petugas kepolisian akan disiagakan di beberapa lokasi yang kerap menjadi pusat kerumunan masyarakat.

Pengamanan dan langkah antisipasi dilakukan karena kegiatan pladu setiap tahunnya selalu menarik perhatian warga yang berburu ikan mabuk akibat derasnya aliran air dari bendungan. Tidak hanya warga Blitar, pencari ikan juga datang dari berbagai daerah lain seperti Malang, Tulungagung, hingga Kediri.
“Polres Blitar akan melaksanakan patroli sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat terkait keamanan dan keselamatan selama kegiatan berlangsung,” ujar Kabag Ops Polres Blitar, Kompol Siswanto, Minggu (17/5/2026).
Baca juga : Bandara Internasional Dhoho Kediri Dipilih Jadi Lokasi Kediri Half Marathon 2026
Menurutnya, sejumlah langkah pengamanan telah dipersiapkan di kawasan Bendungan Wlingi Raya. Sehari sebelum pladu dilaksanakan, petugas mulai melakukan patroli dan penjagaan di sejumlah titik, termasuk pintu masuk menuju area bendungan.
Polisi juga bersinergi dengan petugas keamanan internal bendungan guna mengantisipasi membludaknya massa yang mencoba masuk ke kawasan inti bendungan.
“Kami ingin memastikan area bendungan tetap steril. Yang diperbolehkan masuk hanya petugas dan pihak internal,” katanya.
Selain pengamanan, petugas juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar agar tidak mendekati area berbahaya saat proses flushing berlangsung. Pasalnya, derasnya arus air saat pladu dinilai sangat berisiko terhadap keselamatan warga.
Dengan sinergi antara Polres Blitar, Perum Jasa Tirta, dan instansi terkait lainnya, pelaksanaan flushing Bendungan Wlingi Raya dan Bendungan Serut diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





