LINGKARWILIS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung mengambil langkah antisipasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada jembatan di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol. Jembatan tersebut amblas akibat terkikis oleh tumpukan sampah berupa ranting pohon dan enceng gondok.
Kepala BPBD Tulungagung, Robinson Nadeak, menjelaskan bahwa kerusakan jembatan disebabkan oleh sampah yang menggerus pondasi jembatan, sehingga menyebabkan pergeseran dan sedikit amblas.
Sampah tersebut menumpuk cukup banyak dan arus sungai yang deras membawa material sampah yang merusak pondasi jembatan Desa Junjung. Untuk mengatasi hal ini, BPBD Tulungagung bersama instansi terkait mulai melakukan langkah-langkah pencegahan agar jembatan tersebut tidak ambruk.
Fakta Baru Kasus Kematian Bayi di Jombang, Pelaku Ternyata Hamil Sebelum Menikah dengan Suaminya
Robinson menambahkan bahwa BPBD bekerja sama dengan Perum Jasa Tirta (PJT) untuk mengirimkan satu unit ekskavator ke lokasi guna membersihkan tumpukan sampah.
Proses pembersihan diperkirakan akan memakan waktu dua hingga tiga hari, tergantung cuaca. Pihak BPBD berharap cuaca mendukung agar proses pembersihan dapat berjalan lancar dan mencegah kondisi jembatan semakin parah.
Sebelumnya, jembatan tersebut amblas setelah hujan deras pada malam sebelumnya. Jembatan yang menghubungkan Desa Junjung dan Desa Wajak Kidul ini mengalami kerusakan sekitar pukul 04.30 WIB.
Akibat kejadian tersebut, pihak kepolisian menutup akses ke jembatan demi keselamatan masyarakat, meskipun warga masih bisa menggunakan jalur alternatif melalui jalan di sisi selatan Pasar Wajak Kidul.






