MADIUN, LINGKARWILIS.COM — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus mengembangkan lini bisnis non-inti guna mendongkrak pendapatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Selain mengandalkan angkutan penumpang dan barang, KAI kini mengoptimalkan pemanfaatan aset melalui pengembangan sektor properti di area stasiun. Upaya tersebut mencakup penyediaan ruang komersial seperti kios, media periklanan, hingga sistem parkir modern yang dirancang untuk memberikan nilai ekonomi tambahan bagi perusahaan.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyebut penguatan bisnis non-core menjadi salah satu prioritas strategis saat ini.
Baca juga : APBN Kediri Raya Tumbuh Positif hingga Maret 2026, Sinergi Kemenkeu Dorong Ekonomi Daerah
“Optimalisasi aset terus kami lakukan agar lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan perusahaan,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).
Di sisi lain, KAI Daop 7 Madiun juga mengembangkan ekosistem layanan transportasi berbasis hospitality. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan layanan transportasi daring untuk memudahkan mobilitas pelanggan setelah tiba di stasiun.
Inovasi tersebut turut dilengkapi dengan kehadiran fasilitas lounge eksklusif di Stasiun Madiun. Ruang tunggu ini dirancang untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pelanggan yang akan melanjutkan perjalanan, dengan suasana yang lebih tenang serta layanan yang bersifat personal. Fasilitas ini mulai dapat digunakan oleh pelanggan sejak Jumat (1/5/2026).
Pada peluncurannya, KAI juga berinteraksi langsung dengan pelanggan serta membagikan merchandise sebagai bentuk apresiasi.
Baca juga : DKPP Pastikan Stok Hewan Kurban di Kediri Aman, Surplus Puluhan Ribu Ekor
“Komitmen kami adalah menghadirkan pengalaman perjalanan yang menyeluruh. Layanan tidak berhenti saat pelanggan turun dari kereta, tetapi berlanjut hingga mereka mencapai tujuan akhir,” tambah Tohari.
Melalui berbagai inovasi tersebut, KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar pelayanan yang terintegrasi dan berorientasi pada kenyamanan pelanggan.
Selain itu, pengembangan sektor non-angkutan diharapkan dapat menjadi pilar baru dalam mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan secara berkelanjutan.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





