Kakek 80 Tahun Tewas Tenggelam Usai Selamatkan Kambing di Dam Sky Perak Jombang

Kakek 80 Tahun Tewas Tenggelam Usai Selamatkan Kambing di Dam Sky Perak Jombang
TKP Kejadian (Saha)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Niat menolong seekor kambing justru berujung petaka bagi Marjuki (80), warga Dusun Bekel, Desa Kepuhkajang, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Kakek tersebut meninggal dunia setelah diduga terseret arus Sungai Waruturi di kawasan Dam Sky, Rabu (30/9/2026).

Informasi yang dihimpun dari warga, kejadian bermula ketika seekor kambing milik Trimo yang dirawat Marjuki tiba-tiba terjatuh ke aliran sungai. Melihat hewan tersebut masuk ke sungai, Marjuki yang rumahnya tidak jauh dari lokasi berusaha memberikan pertolongan.

Meski usianya sudah 80 tahun, Marjuki tetap turun ke sungai dan berupaya menyelamatkan kambing tersebut. Usahanya berhasil. Kambing itu dapat dievakuasi dan dinaikkan ke daratan di tepi sungai.

Namun, setelah berhasil menyelamatkan kambing, kondisi fisik Marjuki diduga sudah kelelahan. Saat hendak kembali menuju tanggul, ia diduga kehilangan keseimbangan dan tergelincir hingga kembali masuk ke aliran sungai.

Baca Juga : Jenazah Surono Korban KM Virgo Transport 8 Asal Jombang Ditemukan, Keluarga Baru Terima Informasi Santunan Pemakaman

Arus sungai kemudian menyeret tubuh korban. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Waruturi.

Setelah dilakukan pencarian, Marjuki ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB. Tubuh korban berada sekitar 300 meter dari titik awal diduga terseret arus. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Perak AKP Supriyo membenarkan adanya warga yang meninggal akibat tenggelam di kawasan Dam Sky Sungai Waruturi tersebut.

Menurutnya, keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mempermasalahkan peristiwa yang menimpa Marjuki.

“Pihak keluarga korban menerima kematian korban akibat tenggelam, menganggap sebagai musibah dan tidak mempermasalahkan. Selanjutnya jasad korban dikebumikan,” ungkap AKP Supriyo saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026) siang.

Sebelumnya, petugas kepolisian bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Kepuhkajang, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas Perak mendatangi lokasi kejadian.

Baca juga : Tawon Vespa Ganggu Warga, Damkar Kediri Evakuasi Sarang di Atap Rumah

Petugas melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kejadian.

Berdasarkan pemeriksaan awal, Marjuki diduga meninggal setelah terseret arus saat berupaya menyelamatkan kambing. Pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas maupun memberikan pertolongan di sungai, terutama dengan mempertimbangkan kondisi arus dan kemampuan fisik.***

Reporter: Taufiqur Rachman

Editor : Hadiyin

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *