Kediri, LINGKARWILIS.COM — Popularitas Patung Macan Putih di Desa Balongjeruk, Kecamatan Kunjang, membawa berkah tersendiri bagi pelaku usaha lokal. Salah satunya dirasakan pedagang kaos bergambar Macan Putih dan sosok Mbah Suwari yang kini kebanjiran pesanan dari berbagai daerah di Pulau Jawa.
Kaos yang diproduksi dan dijual memiliki ukuran lengkap, mulai balita, anak-anak, remaja hingga dewasa. Harga pun bervariasi, berkisar antara Rp40 ribu hingga Rp90 ribu per potong, tergantung ukuran dan jenis bahan.
Masrofidah, pedagang kaos asal Desa Balongjeruk, mengungkapkan bahwa dirinya mulai menjual kaos bergambar Macan Putih sejak patung tersebut berdiri dan menjadi viral. Sejak saat itu, permintaan terus meningkat.
“Pada hari biasa bisa terjual sekitar 60 kaos per hari. Kalau akhir pekan, terutama hari Minggu, bisa tembus 100 kaos,” ujarnya.
Baca juga : Cegah Kerugian Pedagang, DKPP Kabupaten Kediri Siapkan Edukasi PMK di Pasar Hewan
Dengan jumlah penjualan tersebut, Masrofidah mengaku omzet hariannya dapat mencapai sekitar Rp2 juta. Untuk memenuhi permintaan, ia bersama tim terus meningkatkan produksi agar stok tidak sampai kosong.
“Kami harus terus produksi supaya tidak telat, karena banyak pembeli yang antre. Mereka ingin pulang membawa oleh-oleh khas Balongjeruk berupa kaos Macan Putih yang lucu ini,” katanya.
Lapak kaos milik Masrofidah mulai buka sejak pukul 08.00 WIB hingga 22.00 WIB dengan sistem penjagaan bergantian. Ia menambahkan, pada Minggu pagi kawasan sekitar patung semakin ramai dikunjungi wisatawan, suasananya bahkan menyerupai car free day.
“Semakin ramai pengunjung, penjualan juga ikut naik,” imbuhnya.
Baca juga : Paruh Musim Super League 2025/2026, Persik Kediri Resmi Lepas Khursidbek Mukhtarov
Selain kaos, Masrofidah juga menjual berbagai cendera mata lain seperti gantungan kunci yang tak kalah diminati pengunjung.
“Kami sangat bersyukur, kehadiran Macan Putih gemoy ini benar-benar membawa rezeki bagi warga Desa Balongjeruk,” pungkasnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





