LINGKARWILIS.COM – Ditemukan jasad seorang perempuan beriniasal AE (40) pada Rabu (2/10) yang diiduga sebagai korban kecelakaan bus Bagong.
Perempuan tersebut berinisial AE (40), warga Desa Batokan Kecamatan Ngantru Tulungagung jasanya ditemukan di sawah yang terletak di Desa Pulerejo Kecamatan Ngantru.
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabila menjelaskan penemuan jasad perempuan itu bermula ketika seorang warga sedang berjalan di jalan raya menuju Desa Pulerejo, yang sebelumnya tempat tersebut merupakan lokasi kecelakaan antara Bus Bagong dan sepeda motor.
Saat melintas, warga melihat ada sosok tergeletak di area persawahan di sisi barat jalan, ketika didekati ia menyadari bahwa sosok itu adalah seorang perempuan yang mengalami luka di bagian kepala.
“Jadi tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB, ada warga setempat pejalan kaki yang melihat adanya sesosok perempuan dalam kondisi telungkup di area sawah dekat TKP kecelakaan bus bagong dengan pemotor kemarin,” kata AKP Taufik Nabila, Rabu (2/10).
Terulang Lagi! Bus Bagong Tabrak Pengendara Sepeda Motor hingga Tewas di Tulungagung
Setelah menemukan jasad tersebut, warga segera melaporkan kepada Polsek Ngantru yang kemudian mengerahkan petugas dari Polsek, Satlantas Polres Tulungagung serta tenaga medis ke lokasi. Setibanya di TKP, petugas melakukan pemeriksaan dan mengonfirmasi bahwa korban telah meninggal dunia.
Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk penyelidikan lebih lanjut. Taufik menjelaskan tidak ada tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban, meski ia mengalami luka berat di kepala yang diduga menjadi penyebab kematiannya.
Ia juga menambahkan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, jasad perempuan tersebut benar merupakan korban lain dari kecelakaan yang melibatkan bus dan sepeda motor. AE diketahui berboncengan dengan MZ saat kejadian kecelakaan tersebut.
Taufik mengungkapkan bahwa akibat insiden itu, AE terpental sejauh sekitar 10 meter dari lokasi tabrakan, sedangkan MZ terjatuh tidak jauh dari TKP. Dengan penemuan ini, pihaknya mengonfirmasi kecelakaan maut tersebut mengakibatkan dua orang kehilangan nyawa.
Menurutnya ketika petugas tiba di TKP pada hari sebelumnya hanya ada satu korban, tetapi pagi itu ditemukan korban lainnya.
Sebelumnya, dilaporkan terjadi kecelakaan fatal antara bus Bagong dan pengendara sepeda motor di jalan raya menuju Desa Pulerejo pada Selasa (1/10) yang mengakibatkan MZ dinyatakan meninggal di lokasi kejadian.
Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi ketika bus Bagong dengan nomor polisi N 7223 UI, melaju dari utara ke selatan di jalan raya menuju Desa Pulerejo Kecamatan Ngunut. Saat itu, bus tersebut diduga sedang melanggar marka jalan dan mengambil jalur berlawanan.
Pada saat yang sama, dari arah selatan menuju utara, terdapat pengendara sepeda motor Suzuki dengan nomor polisi AG 4062 RFA, yang dikendarai MZ dan berboncengan dengan AE.
Diduga bus tidak memperhatikan arus lalu lintas di depannya, sehingga menabrak pemotor hingga menyebabkan korban meninggal dunia.






