LINGKARWILIS.COM – Penemuan mayat pria dalam kondisi membusuk di sebuah rumah kontrakan di Dusun Karangtengah, Desa Johowinong, Kecamatan Mojoagung dibenarkan oleh Kepala Desa setempat, Rojiun Widodo.
Kepala Desa setempat menyatakan bahwa informasi awal mengenai penemuan mayat dia diterima langsung dari pihak kepolisian.
Menurut Rojiun, pihak desa mendapatkan kabar bahwa seorang perempuan datang ke Polsek dan mengaku telah membunuh suaminya yang tinggal di kawasan tersebut.
βKami ditelepon dari Polsek, katanya ada perempuan menyerahkan diri, mengaku telah membunuh suaminya yang tinggal di Dusun Karangtengah,β ungkap Rojiun saat dikonfirmasi pada Rabu (25/6/2025).
Kota Batu Sumbang Perunggu dari Ganda Campuran Tenis Meja di Porprov Jatim 2025
Setelah menerima informasi tersebut, pihak desa bersama aparat kepolisian langsung menuju ke lokasi kontrakan yang dimaksud.
Saat dicek, mereka menemukan jasad pria dalam keadaan membusuk di dalam rumah yang sebelumnya terlihat tak berpenghuni.
“Benar, setelah dicek, di dalam rumah ditemukan jenazah laki-laki. Sudah tampak mengering dan mengeluarkan bau, kemungkinan sudah meninggal lebih dari sebulan,β tambahnya.
Identitas korban diketahui bernama Lukman, warga Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno. Ia diketahui tinggal di rumah kontrakan tersebut bersama istri sirinya, Fauziah Prihatiningsih warga Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben.
Resahkan Warga! Arena Sabung Ayam di Malang Akhirnya Dibongkar dan Dibakar
Perempuan yang disebut terakhir bertemu dengan korban ini diduga sebagai pelaku dan telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
Rojiun juga menuturkan bahwa aparat kepolisian saat ini masih menyisir lokasi kejadian untuk mencari barang bukti, termasuk dugaan penggunaan racun sebagai alat pembunuhan.
“Polisi tadi mencari sisa racun di lokasi, karena katanya pelaku masih menyimpan beberapa botol sisa racun,β** jelasnya.
Hingga kini, kasus dugaan pembunuhan tersebut masih dalam tahap penyelidikan intensif oleh Polres Jombang. Namun demikian, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak kepolisian terkait detail peristiwa tersebut. (st2)
Editor: Shadiinta Aulia Sanjaya





