Batu, LINGKARWILIS.COM – Pertunjukan musik underground di Plum Hotel Palereman, Jalan Dewi Sartika Atas No.55, Kelurahan Temas, Kota Batu, berakhir ricuh pada Minggu malam (16/11/2025). Dua pemuda asal Malang menjadi korban pengeroyokan, bahkan salah satunya menderita luka bacok di bagian pundak dan kepala.
Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Batu Kota pada Senin dini hari (17/11/2025) pukul 00.15 WIB dan kini ditangani Unit Reskrim. Berdasarkan dugaan awal, sekitar 10 orang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Korban utama, Irmanda Putra (22), warga Turen, yang saat itu tampil sebagai vokalis, mendadak diserang sekelompok orang ketika sedang berada di atas panggung. Rekannya, One Regi Febriansyah (22), warga Sumbermanjing Wetan, turut menjadi sasaran ketika berusaha menengahi keributan.
Baca juga : Operasi Zebra Semeru 2025 Siap Digelar, Polres Batu Terapkan Kembali Tilang Manual
Pelapor, Achmad Nur Royyan, menuturkan bahwa mereka datang dari Malang untuk memenuhi undangan tampil di acara tersebut. Band mereka mulai naik panggung sekitar pukul 21.00 WIB.
“Kurang lebih pukul 21.30, Irmanda tiba-tiba diserbu sekitar sepuluh orang saat sedang tampil. One Regi yang mencoba melerai justru ikut dipukuli,” ungkapnya dalam laporan.
Setelah insiden pertama mereda, rombongan meninggalkan aula untuk merapikan peralatan. Namun situasi makin memanas ketika One Regi memberi tahu bahwa Irmanda dibacok orang tak dikenal menggunakan clurit hingga mengalami luka serius pada pundak dan bagian kepala.
Achmad segera mengevakuasi korban dan meminta bantuan warga untuk memanggil ambulans. Irmanda kemudian dilarikan ke RS Hasta Brata Batu. Hasil pemeriksaan menyebutkan ia mengalami luka sayatan benda tajam di pundak kanan dan kepala.
Kapolsek Batu Kota, AKP Muhammad Subhan, S.H., membenarkan laporan tersebut.
Baca juga : Bincang Pemberdayaan UMKM Bersama Dwipantara Bumi Kediri
“Kasus sudah ditangani. Kami telah mendatangi TKP, memeriksa saksi, dan menerbitkan VER untuk korban,” jelasnya, Senin (17/11).
Identitas para pelaku kini dalam proses penyelidikan. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di lokasi, termasuk Farrel Putra Pratama, Rasyid Asshiddiqe, dan Leano Afrifta Ramadhani.
Hingga kini, perkara pengeroyokan yang berujung pembacokan ini masih terus didalami Polsek Batu Kota untuk mengungkap para pelaku.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin






