Blitar, LINGKARWILIS.COM – Polres Blitar terus mengambil tindakan tegas terhadap aksi kekerasan yang dilakukan oknum perguruan silat. Kali ini, polisi mengusut tuntas dugaan pengeroyokan yang melibatkan 11 pemuda, dengan tiga di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.
Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Selasa (11/2/2025) di Jalan Raya Desa Minggirsari, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
“Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, sementara delapan lainnya masih menjalani pemeriksaan. Beberapa dari mereka masih di bawah umur,” ujar Arif, Senin (17/2/2025).
Baca juga : Perhutani Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas dan LMDH Panen Jagung di Kediri
Para pelaku diketahui baru saja menghadiri acara mediasi di Wonotirto, Kabupaten Blitar. Namun, usai acara, mereka menenggak minuman keras sebelum melakukan konvoi di jalan raya.
Ketika melintas di Jalan Raya Desa Minggirsari, rombongan bertemu dengan korban MRN (18), warga setempat, yang kebetulan mengenakan kaus perguruan silat lain. Hal ini memicu emosi para pelaku yang kemudian memaksa korban melepas kausnya dan mengeroyoknya.
Tak hanya itu, salah satu anggota rombongan juga mencuri ponsel milik korban. Tersangka pencurian ponsel adalah HM (22), warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Baca juga : UMKM Kota Kediri Siap Hadapi Ramadan dan Idul Fitri 2025, Shaqila Food Optimis Penjualan Melonjak
Ketiga tersangka pengeroyokan yang ditahan adalah MH (27), JWB (20) dan RGR (19)
Sementara HM, meski ditetapkan sebagai tersangka pencurian ponsel, tidak ditahan karena nilai kerugian di bawah Rp 2,5 juta, namun kasusnya tetap diproses.
“Selain pasal pengeroyokan, kami juga akan menerapkan pasal tentang organisasi masyarakat (ormas) untuk para pemuda lainnya yang terlibat. Ini adalah pertama kalinya kami menerapkan pasal tersebut,” tambah Arif.
Polisi juga mengamankan barang bukti, di antaranya:
✅ Motor yang digunakan dalam konvoi
✅ Pakaian atau kaus perguruan silat
✅ Batu bata yang digunakan dalam aksi pengeroyokan
Saat ini, polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





