Korban Keracunan Massal di Ponorogo Bertambah, Puluhan Santri Alami Diare dan Muntah

Korban Keracunan Massal di Ponorogo Bertambah, Puluhan Santri Alami Diare dan Muntah
Salah satu korban keracunan saat menjalani perawatan di puskesmas (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Kasus keracunan massal yang sebelumnya terjadi di Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, kini meluas ke lokasi lain. Kali ini, puluhan santri pondok pesantren di Desa Belang, Kecamatan Bungkal juga mengalami gejala serupa, seperti diare, muntah, dan pusing usai menyantap hidangan sate dan gule.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Hidajanto, membenarkan bahwa dua kejadian ini diduga berkaitan, mengingat makanan yang dikonsumsi berasal dari katering yang sama.

“Benar, ada dua lokasi kejadian. Satu di Desa Bondrang dan satu lagi di Desa Belang, Kecamatan Bungkal, dengan gejala yang mirip,” ujarnya, Senin (3/2/2025).

Baca juga :Β Peringatan Harlah NU ke-102 di Kota Kediri, PCNU Gelar Istighosah dan Penghargaan untuk Ranting Terbaik

Di pondok pesantren tersebut, tercatat 22 santri dan pengurus pondok mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan yang sama dengan korban di Desa Bondrang. Polisi telah mengambil sampel makanan dari kedua lokasi untuk diperiksa di laboratorium guna memastikan penyebab keracunan.

“Tim kami sudah melakukan pengecekan dan mengambil sampel makanan dari kedua lokasi, yaitu Bondrang dan Belang. Saat ini, kami masih menunggu hasil laboratorium,” tambah Rudi.

Mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan itu menegaskan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan secara pasti penyebab keracunan massal ini, meskipun dugaan kuat mengarah pada makanan yang dipesan dari katering yang sama. Polisi juga akan segera memanggil pemilik katering untuk dimintai keterangan.

Baca juga :Β Ganesha Operation Kediri Membangun Mental Tangguh Siswa, Ini Infonya

“Penyelidikan masih berlangsung. Kami belum bisa menyimpulkan penyebab pasti keracunan ini, meskipun ada dugaan kuat terkait katering,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kasus keracunan massal pertama terjadi di Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, yang menyebabkan 46 warga dilarikan ke fasilitas kesehatan. Salah satu korban, Miskun (60), meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif sejak Jumat (31/1/2025).

Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D