Kredit Fiktif di BRI Ponorogo, Kejari Periksa 15 Saksi Terkait Sindikat Pemalsuan Data

Kredit Fiktif di BRI Ponorogo, Kejari Periksa 15 Saksi Terkait Sindikat Pemalsuan Data
Tersangka SPP saat keluar dari kantor kejaksaan negeri Ponorogo untuk dibawa ke Rutan (SOny)

PONOROGO, LINGKARWILIS.COM – Setelah menetapkan tersangka berinisial SPP dalam dugaan penyalahgunaan kewenangan terkait pencairan kredit fiktif di Bank BRI Unit Pasar Pon, penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo terus mendalami kasus yang merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Hingga Rabu (4/6/2025), tim penyidik telah memeriksa sedikitnya 15 orang saksi dari berbagai instansi. Menurut Kasi Intelijen Kejari Ponorogo, Agung Riyadi, para saksi berasal dari internal BRI, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), serta sejumlah pihak yang diduga menjadi korban praktik ilegal tersebut.

“Para saksi yang kami panggil sejauh ini berasal dari pihak bank, Dispendukcapil, dan juga para korban. Kami fokus mengungkap jaringan di balik aksi ini,” jelas Agung.

SPP diketahui merupakan Account Officer (AO) atau mantri di BRI Unit Pasar Pon. Ia diduga menjadi bagian dari sindikat yang menjalankan skema kredit fiktif dengan memalsukan identitas warga tanpa sepengetahuan mereka untuk pengajuan dana melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca juga : H-2 Idul Adha, Harga Sapi Kurban di Ponorogo Turun Hingga Rp1,5 Juta

“Kami menduga kuat ini tidak dilakukan sendiri. Ada kemungkinan besar pelaku lain terlibat dalam jaringan ini,” imbuh Agung.

Penyidik belum membeberkan secara rinci peran SPP dalam struktur sindikat. Namun, dipastikan bahwa praktik pemalsuan data kependudukan ini menyasar banyak pihak, termasuk nasabah resmi maupun warga yang tidak pernah mengajukan pinjaman.

Kejaksaan Negeri Ponorogo sebelumnya telah menaikkan status hukum SPP dari saksi menjadi tersangka, setelah mengantongi dua alat bukti yang cukup. Tersangka kini resmi ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.***

Reporter: Sony Dwi Prastyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D