Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Momentum Idulfitri dan libur panjang dimanfaatkan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo untuk menarik wisatawan dengan berbagai event spesial.
Kepala Disbudparpora Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi, menyatakan bahwa setelah bersilaturahmi, banyak pemudik yang memanfaatkan waktu libur dengan berwisata. Oleh karena itu, pemerintah daerah menggelar serangkaian acara di Telaga Ngebel dan Taman Wisata Ngembag.
“Telaga Ngebel masih menjadi lokasi andalan kita dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Oleh karena itu, event akan digelar selama dua hari, Sabtu (5/4) dan Minggu (6/4),” ujar Judha, Jumat (28/3/2025).
Baca juga :Β Festival Musik Patrol Siap Meriahkan Malam Takbiran di Kota Kediri
Selama dua hari, wisatawan di Telaga Ngebel akan disuguhi pertunjukan Reyog, musik, dan seni tradisional. Selain itu, air mancur menari (water fountain) akan diaktifkan penuh untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih menarik.
Sementara di Taman Wisata Ngembag, Festival 1.000 Ketupat akan digelar pada 5 April 2025. Dalam festival ini, 1.000 porsi ketupat gratis akan dibagikan kepada para pengunjung.
“Festival ini merupakan bagian dari tradisi Lebaran Ketupat sekaligus inovasi untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Ngembag,” jelas Judha.
Baca juga :Β Pengeroyokan di Pagu Kediri Berujung Maut, Polisi Selidiki Kejar-Kejaran Pelaku dan Korban
Meski ada event spesial, Disbudparpora memastikan bahwa harga tiket masuk tidak mengalami kenaikan.
- Telaga Ngebel: Rp15.000
- Taman Wisata Ngembag: Rp7.000
“Kami tidak ingin menaikkan harga retribusi agar tetap terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Monumen Reyog Museum Peradaban (MRMP) yang masih dalam tahap pembangunan juga sudah mulai menarik perhatian wisatawan. Meski belum dibuka secara resmi, ratusan pengunjung sudah datang ke lokasi untuk menyaksikan proses pembangunannya.
“Ini menunjukkan bahwa monumen ini akan menjadi daya tarik wisata baru bagi Ponorogo,” pungkas Judha. ***
Repoter : Sony Prasetyo
Editor : Hadiyin





