Blitar, LINGKARWILIS.COM – Dinas Pendidikan Kota Blitar mulai melakukan pendataan tenaga pendidik sebagai persiapan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak lagi hanya menyasar siswa, tetapi juga guru dan tenaga kependidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, mengatakan pendataan menjadi langkah awal yang harus dilakukan daerah menyusul perluasan sasaran penerima manfaat MBG.
“Informasinya, MBG ke depan tidak hanya untuk siswa. Guru dan tenaga kependidikan juga masuk sasaran, sehingga daerah harus bersiap. Pendataan jumlah guru menjadi langkah awal,” ujar Dindin, Kamis (29/1/2026).
Ia menjelaskan, pemberian MBG bagi guru telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 15 Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut disebutkan bahwa guru dan tenaga kependidikan termasuk kelompok penerima manfaat program MBG.
Selama ini, MBG di Kota Blitar menyasar siswa, lansia, serta ibu hamil. Dengan adanya regulasi baru, diperlukan penyesuaian data agar pelaksanaan program dapat berjalan tepat sasaran.
“Jumlah guru di tiap sekolah berbeda-beda, baik di sekolah negeri maupun swasta. Karena itu pendataan menjadi sangat penting untuk mengetahui kebutuhan riil,” jelasnya.
Saat ini, program MBG telah berjalan di Kota Blitar dengan dukungan belasan dapur umum yang tersebar di sejumlah kecamatan. Data terakhir mencatat sekitar 50 ribu warga telah menerima manfaat MBG setiap harinya.
Baca juga : Longsor di Ngantang Tutup Separuh Jalur Malang–Kediri, Pengendara Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Untuk sektor pendidikan, penerima MBG mencakup siswa PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA. Jika nantinya guru juga resmi masuk sebagai penerima, Dinas Pendidikan menilai perlu ada persiapan tambahan, mengingat jumlah tenaga pendidik di Kota Blitar mencapai ribuan orang.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





