KEDIRI, LINGKARWILIS.COM β Menjelang bulan Ramadan, produksi tahu takwa di Kabupaten Kediri mengalami peningkatan yang signifikan.
Salah satu produsen tahu takwa ternama, Gudange Tahu Takwa (GTT) di Desa Toyoresmi, Kecamatan Ngasem, memastikan jumlah produksi meningkat dari 15.000 tahu per hari menjadi 20.000 tahu per hari guna memenuhi lonjakan permintaan hingga Lebaran.
Pemilik GTT, Gatot Siswanto, mengungkapkan bahwa peningkatan produksi ini didukung oleh penggunaan peralatan modern serta pasokan kedelai kualitas A yang mencapai 2 kwintal per hari.
Baca juga :Β Mahasiswa Kediri Desak Kejari Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Program Korporasi Sapi
Ia menyebutkan bahwa saat Ramadan, tahu takwa menjadi salah satu produk yang paling dicari, terutama untuk kebutuhan meggengan, tradisi masyarakat sebelum berpuasa.
“Setiap tahun, saat Ramadan, permintaan tahu takwa meningkat tajam. Kami memastikan kualitas dan rasa tetap terjaga agar pelanggan tetap puas,” ujarnya.
Selain memenuhi permintaan lokal, tahu takwa GTT juga didistribusikan ke berbagai toko, swalayan, dan minimarket di Kabupaten Kediri. Bahkan, produk ini juga menjadi oleh-oleh favorit bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Baca juga :Β Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Luncurkan “Si Moli Cekat” untuk Layanan Konsultasi Perikanan
Sementara itu, Kepala Desa Toyoresmi, yang juga pemilik Swalayan GTT, optimistis bahwa penjualan tahu takwa akan terus meningkat berkat harga yang tetap terjangkau dan distribusi yang luas, termasuk di berbagai destinasi wisata strategis di Kediri.
Dengan akses yang mudah, konsumen pun tak kesulitan mendapatkan produk khas Kediri ini.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin






