KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri menuntaskan seluruh rangkaian kampanye nasional Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 yang mengusung tema “Membuka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah”. Program ini bertujuan memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah, sejalan dengan momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Sebagai penutup, OJK Kediri menggelar talkshow spesial Ramadan di Radio pada Sabtu (21/3/2026) dengan tema Bijak Kelola Keuangan Setelah Idul Fitri. Kegiatan ini menekankan pentingnya disiplin dalam mengelola keuangan pasca periode konsumsi tinggi saat Lebaran.

Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, menyampaikan bahwa momen Idul Fitri harus dimaknai sebagai titik awal untuk kembali ke pengelolaan keuangan yang lebih sehat.
Baca juga : Harga Pangan di Kota Kediri Kembali Stabil Pasca Lebaran Kecuali Cabai
“Setelah Lebaran, mari kita lebih disiplin, terencana, dan bijak dalam setiap keputusan keuangan agar kondisi keuangan keluarga tetap stabil,” ujarnya.
Selama bulan Ramadan, OJK Kediri menggelar berbagai kegiatan edukasi dan inklusi yang menjangkau pelajar, santri, hingga masyarakat umum, di antaranya:
- School of Syariah (SOS): Diikuti 200 pelajar SMP di Kabupaten Ngawi (24 Februari 2026).
- Santri Cakap Literasi Keuangan Syariah (SAKINAH):
- 100 santri di Pondok Pesantren Lirboyo (5 Maret 2026)
- 100 santri di Pondok Pesantren Mamba’ul Hikam (7 Maret 2026)
- OJK Bincang Santai (OJK BiSa): Edukasi pasar modal syariah secara daring (5 Maret 2026).
- Bincang Syariah: Talkshow radio bertema pemanfaatan paylater secara bijak (14 Maret 2026).
- Talkshow Keuangan Syariah (TKS): Disiarkan rutin setiap minggu selama Ramadan, mengangkat tema kewaspadaan penipuan keuangan, pengelolaan THR, hingga perencanaan keuangan pasca-Lebaran.
Tak hanya edukasi, OJK Kediri juga menggelar kegiatan sosial bertema “Menebar Kebaikan dan Menuai Keberkahan” pada 12 Maret 2026. Kegiatan ini meliputi santunan anak yatim serta pembagian 150 paket takjil disertai materi edukasi keuangan kepada masyarakat di Kediri.
Baca juga : H+6 Lebaran, Kawasan Dhoho–Pasar Pahing Kediri Diserbu Pemburu Nasi Pecel
Dalam program SOS dan SAKINAH, OJK Kediri juga berhasil mendorong pembukaan 400 rekening tabungan syariah bagi pelajar dan santri. Langkah ini diharapkan menjadi pintu awal bagi generasi muda untuk mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan syariah dalam kehidupan sehari-hari.
OJK Kediri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat. Upaya ini diharapkan mampu mendorong masyarakat agar lebih bijak, bertanggung jawab, dan optimal dalam memanfaatkan layanan keuangan demi kesejahteraan yang lebih luas.***
Editor : Hadiyin





