KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Memasuki H+6 pasca Idul Fitri 1447 Hijriah, kawasan pusat kota Kediri mulai dari Jalan Dhoho hingga Pasar Pahing masih menjadi magnet kuat bagi pecinta kuliner malam, Kamis (26/3/2026).
Deretan lapak pedagang nasi pecel diserbu pembeli. Aroma sambal kacang berpadu dengan lauk tradisional seperti tempe, tahu, dan rempeyek, sukses menggugah selera para pengunjung. Selain itu, beragam kuliner malam lain seperti sate, angkringan, hingga jajanan kekinian turut meramaikan suasana.
Sejumlah kendaraan berpelat luar kota terpantau memadati area parkir di sepanjang ruas jalan. Hal ini menunjukkan tingginya minat pemudik untuk menikmati wisata kuliner khas Kota Kediri sebelum kembali ke daerah asal.
Baca juga : Arus Balik H+6, Lalu Lintas Kediri–Tulungagung Padat Merayap di Jalur Kras
Lonjakan aktivitas ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku usaha kecil, khususnya pedagang kaki lima, yang merasakan peningkatan omzet signifikan selama momen libur Lebaran.
Di tengah tingginya mobilitas tersebut, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota, Arifin Ilham Prio Ananto, mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan.
“Bagi para pemudik, kami mengimbau untuk tetap menjaga keselamatan dan kesehatan selama perjalanan. Patuhi aturan lalu lintas, terutama menjelang akhir masa libur Lebaran pada 29 Maret dan aktivitas kembali normal 30 Maret,” tegasnya.
Ia menambahkan, peningkatan volume kendaraan masih berpotensi terjadi hingga puncak arus balik usai, sehingga kesadaran dan disiplin berlalu lintas menjadi kunci utama menjaga keamanan bersama.
Baca juga : Harga Pangan di Kota Kediri Kembali Stabil Pasca Lebaran Kecuali Cabai
Dengan tertib berlalu lintas dan saling menjaga, suasana kuliner malam di kawasan Dhoho–Pasar Pahing diharapkan tetap aman, nyaman, serta menjadi daya tarik wisata yang berkesan bagi setiap pengunjung.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin






