KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Kegiatan Pasar Murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur di Kelurahan Setonopande, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Jumat (27/2/2026) sore, mendapat respons tinggi dari masyarakat. Sejak dibuka pukul 14.00 WIB di halaman kantor kelurahan setempat, warga langsung memadati lokasi untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aparat Babinsa dan Bhabinkamtibmas turut melakukan pengamanan dan pemantauan di area kegiatan.
Penyelenggara Pasar Murah Disperindag Provinsi Jawa Timur, Dedi Hadiana, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dengan Disperindag Kota Kediri dalam rangka pengendalian inflasi serta menjaga ketahanan pangan, terutama menjelang Ramadan.
Baca juga : Aneka Kudapan Lebaran Ramaikan Bazar Ngabuburit Pemkab Kediri
“Kami menjual bahan pokok sesuai harga eceran tertinggi (HET). Di antaranya beras SPHP 5 kilogram Rp55.000, beras premium Rp70.000 dengan stok terbatas, telur Rp24.000 per pack, gula pasir Rp16.000 per kilogram, minyak goreng Rp15.000 per liter, cabai merah Rp5.000 per 250 gram, serta bawang merah dan bawang putih Rp7.000 per 250 gram,” paparnya.
Ia menambahkan, Kota Kediri termasuk dalam 14 kabupaten/kota di Jawa Timur yang mendapatkan alokasi pasar murah karena tingkat inflasi cabai merah di daerah ini relatif tinggi.
“Inflasi cabai di Kediri cukup tinggi sehingga menjadi prioritas. Total ada 14 titik di Jawa Timur, dan masing-masing UPT menyelenggarakan satu kegiatan dalam pekan ini,” jelasnya.
Menurut Dedi, minat masyarakat terhadap pasar murah sangat besar. Komoditas seperti telur dan cabai bahkan ludes dalam waktu singkat.
“Telur yang kami sediakan 75 pack langsung habis. Antrean bisa lebih dari 100 orang. Kalau kami bawa 200 pack pun kemungkinan tetap habis, karena kebutuhan warga memang tinggi,” ujarnya.
Salah satu warga, Yayuk, mengaku sudah mengantre sejak pukul 13.30 WIB demi mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih rendah.
Baca juga : Satpol PP Kabupaten Kediri Pastikan Eks Lokalisasi dan Wisma Karaoke Tutup Selama Lebaran
“Saya antre dari setengah dua. Alhamdulillah dapat telur dan minyak. Selisih harganya lumayan dibanding pasar, sangat membantu kebutuhan rumah tangga,” tuturnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





