BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Pemerintah Kota Blitar tengah menyiapkan sebuah program inovatif bertajuk Kencan SAE, yang ditujukan khusus bagi para lajang yang ingin segera melepas status jomblo. Program ini dirancang sebagai sarana pertemuan bagi pemuda dan pemudi Blitar yang belum memiliki pasangan, dengan harapan dapat membuka jalan menuju pernikahan.
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan bahwa inisiatif ini tidak hanya untuk mempertemukan calon pasangan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan konkret Pemkot bagi generasi muda dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga.
“Kencan SAE akan segera kami luncurkan. Ini jadi ruang silaturahmi dan pertemuan bagi warga Blitar yang belum menikah,” ujarnya, Selasa (15/4/2025).
Baca juga : Mengenal Getuk Lindri dan Sego Tiwul, Makanan Khas Kediri yang Mendapat Sertifikasi HAKI
Program ini akan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba yang dikenal sebagai sosok muda dan belum menikah. Dalam pelaksanaannya, peserta yang mendaftar akan mengikuti sejumlah kegiatan interaktif dan edukatif, termasuk sesi perkenalan serta aktivitas untuk membangun komunikasi antar peserta.
Menariknya, bagi pasangan yang berhasil menemukan jodohnya melalui Kencan SAE, Pemkot Blitar juga menyiapkan sejumlah fasilitas spesial. Mulai dari pernikahan gratis hingga pengantaran menggunakan mobil dinas Wali Kota Blitar, yakni Toyota Alphard AG 1 berwarna hitam.
“Mobil Alphard AG 1 kami siapkan untuk mengantar pasangan ke lokasi pernikahan. Dicarikan jodoh, nikah gratis, dan diantar mobil dinas, lengkap,” terang Wali Kota.
Baca juga : Meski Bebas PMK, Vaksinasi Sapi di Kabupaten Kediri Tetap Dilanjutkan
Selain itu, pasangan yang menuju jenjang pernikahan juga akan mendapatkan pembekalan seputar kehidupan rumah tangga, seperti materi tentang kesehatan keluarga, ekonomi rumah tangga, serta pendidikan anak.
Wasekjen GP Ansor ini meyakini program Kencan SAE akan mendapatkan respons positif dari masyarakat karena keunikannya dan manfaat nyata yang ditawarkan.
“Siapapun bisa ikut, asalkan belum menikah. Yang sudah punya pasangan halal, ya nggak usah ikut,” pungkas Syauqul Muhibbin sambil tersenyum.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





