Pengawasan Parkir Berlangganan di Tulungagung, Petugas Temukan Pelanggaran Rambu Larangan Parkir

Pengawasan Parkir Berlangganan di Tulungagung, Petugas Temukan Pelanggaran Rambu Larangan Parkir
Petugas gabungan saat melakukan Operasi Pemantauak Parkir (Pantaukir) pada ruas jalan di perkotaan Tulungagung (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP Tulungagung menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap juru parkir (jukir) dan pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah ruas jalan perkotaan pada Rabu (4/2/2026) malam. Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan adanya pelanggaran rambu larangan parkir serta PKL yang berjualan di trotoar dan bahu jalan.

Operasi terpadu ini difokuskan pada penerapan parkir berlangganan di wilayah perkotaan. Dishub Tulungagung melakukan pemantauan terhadap pengelolaan parkir tepi jalan umum (TJU), sementara Satpol PP menertibkan PKL yang melanggar ketentuan.

bayar PBB Kota Kediri

Kepala Bidang Prasarana dan Perparkiran Dishub Tulungagung, Mahendra Sulistiawan, menjelaskan bahwa kegiatan pemantauan parkir (Pantaukir) menyasar tujuh ruas jalan utama, di antaranya Jalan dr. Sutomo, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Basuki Rahmat, Jalan KH. Wahid Hasyim, dan Jalan Diponegoro.

Baca juga : MKD DPR RI Gelar Kunjungan Kerja ke Polres Kediri, Bahas Etika Anggota dan TNKB Khusus

Menurutnya, Pantaukir bertujuan memastikan bahwa sistem parkir berlangganan telah diterapkan dengan baik oleh para jukir yang mengelola parkir TJU. Selain itu, Dishub ingin memastikan tidak ada lagi praktik pungutan liar atau penarikan retribusi parkir di lapangan.

“Kegiatan Pantaukir ini sebenarnya sudah kami lakukan sejak Januari 2026 pada pagi hingga siang hari. Bulan ini, kami mencoba melakukan pemantauan pada malam hari,” ujar Mahendra, Kamis (5/2/2026).

Ia mengungkapkan, aktivitas parkir pada malam hari cenderung lebih ramai dibandingkan siang hari. Dalam pantauan tersebut, petugas masih menemukan beberapa pelanggaran, terutama terkait kendaraan yang diparkir di area yang telah dipasang rambu larangan parkir, khususnya di Jalan dr. Sutomo.

Meski demikian, Mahendra menegaskan bahwa pihaknya tidak menemukan adanya jukir yang menarik retribusi parkir selama operasi berlangsung. Sebagian besar jukir disebut telah memahami mekanisme parkir berlangganan.

“Semalam kami tidak mendapati jukir yang menarik retribusi parkir. Mayoritas sudah memahami aturan parkir berlangganan. Pelanggaran yang ditemukan lebih kepada ketidakpatuhan terhadap rambu larangan parkir,” jelasnya.

Baca juga : Hujan dan Angin Kencang Terjang Kota Kediri, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah serta Jaringan Listrik

Ke depan, Dishub berencana melakukan pengawasan secara rutin dan tidak menutup kemungkinan melibatkan aparat penegak hukum (APH), termasuk Polres Tulungagung, dalam penertiban parkir.

Mahendra menambahkan, jika ada jukir yang kedapatan melanggar, pihaknya akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan edukasi. Namun, jika pelanggaran berulang, APH akan dilibatkan karena penarikan retribusi parkir di luar ketentuan dapat dikategorikan sebagai pungutan liar.

“Jika ada aduan, kami akan mengutamakan langkah humanis. Namun, jika tetap melanggar, maka akan ditindak sesuai aturan oleh APH,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tulungagung, Arifin, menyampaikan bahwa pihaknya menemukan sejumlah PKL yang berjualan di trotoar dan bahu jalan, yang merupakan pelanggaran peraturan daerah.

Berdasarkan hasil operasi, pelanggaran PKL paling banyak ditemukan di Jalan dr. Sutomo, Jalan Pangeran Antasari, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pangeran Diponegoro, dan Jalan Basuki Rahmat.

“Kami menemukan penyalahgunaan trotoar dan bahu jalan di lima ruas jalan utama. Saat diberikan imbauan, sebagian pedagang sempat keberatan, tetapi kami tetap menjelaskan bahwa aktivitas tersebut melanggar perda,” ujar Arifin.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4Dsitus toto