Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Persela Lamongan bertekad melanjutkan tren positif saat menjamu Persipal Palu dalam lanjutan kompetisi Championship di Stadion Surajaya, Sabtu (18/4/2026). Laga yang dijadwalkan kick-off pukul 15.30 WIB itu dinilai krusial bagi tuan rumah untuk mendongkrak posisi di klasemen.
Pertandingan ini memiliki arti khusus bagi Persela karena bertepatan dengan momen hari jadi klub. Pelatih Bima Sakti berharap momentum tersebut mampu memacu motivasi para pemain untuk meraih hasil maksimal.
“Ini menjadi momen penting bagi tim. Kami ingin tidak hanya tampil baik, tetapi juga meraih kemenangan sebagai hadiah untuk klub dan suporter,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
Meski optimistis, Bima mengakui kondisi fisik pemain sempat terkuras akibat perjalanan jauh dari Jayapura. Untuk itu, tim pelatih menyesuaikan intensitas latihan guna menjaga kebugaran skuad.
Baca juga : Sebanyak 17 Calon Jemaah Haji Asal Kediri Gagal Berangkat karena Faktor Kesehatan
Selain itu, rotasi pemain juga disiapkan sebagai bagian dari strategi, sekaligus mengantisipasi padatnya jadwal pertandingan, termasuk laga selanjutnya menghadapi Barito Putera.
“Kondisi pemain memang sedikit lelah, tetapi secara keseluruhan siap. Kami akan melakukan beberapa perubahan komposisi demi kebutuhan taktik dan menjaga kondisi fisik,” tambahnya.
Secara materi pemain, Persela lebih diunggulkan, terlebih Persipal telah dipastikan terdegradasi musim ini. Namun, Bima menegaskan timnya tidak boleh lengah karena lawan berpotensi tampil lepas tanpa beban.
“Mereka bermain tanpa tekanan, sehingga bisa berbahaya. Saya sudah ingatkan pemain untuk tetap fokus dan tidak meremehkan lawan,” tegas mantan pelatih Timnas Indonesia itu.
Baca juga : DLHKP Kota Kediri Gandeng Aparat Penegak Hukum untuk Validasi Data Warga Terdampak TPA
Sementara itu, pelatih Persipal, Andika, memastikan timnya tetap akan memberikan perlawanan maksimal. Ia menilai sisa pertandingan musim ini menjadi ajang pembuktian bagi para pemain.
“Kami ingin pemain tetap menunjukkan performa terbaik meski situasi tidak mudah. Ini penting sebagai bekal untuk musim berikutnya,” ujarnya.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin





