Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan tragis menimpa seorang petani bernama Achmad R. Santoso (57), warga Dusun Gajah, Kecamatan Rejosari, Kabupaten Lamongan.
Achmad tewas setelah sepeda motor Shogun yang dikendarainya tertabrak kereta api barang di perlintasan kereta api sebidang JPL 331 tanpa palang pintu di Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket pada Sabtu (25/5/2024).
Kapolsek Deket, AKP Sri Iswati, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.50 WIB. βKorban sedang dalam perjalanan pulang dari sawah ketika tertabrak kereta api barang Limaspriuk Cargo No. 2516 yang dikemudikan oleh masinis Galih Subagya Pratama,β ungkapnya.
Baca juga :Β Komandan Regu Satpol PP Kota Kediri Wafat, Pj Wali Kota Kediri Zanariah Takziah, Beri Dukungan Keluarga
Lebih lanjut, AKP Sri Iswati mengungkapkan lokasi kejadian kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api sebidang JPL 331 tanpa palang pintu, tepatnya di KM 191 +900 di Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan. Perlintasan ini sering digunakan oleh warga untuk menuju lahan pertanian.
“Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di KM 191 +900 merupakan jalur penyeberangan jalan setapak yang sering digunakan oleh masyarakat menuju lahan pertanian,” terangnya.
Kapolsek Deket, AKP Sri Iswati, menjelaskan kronologis kejadian kecelakaan kereta api tersebut menurut keterangan saksi-saksi. Sekitar pukul 17.00 WIB, kereta api Limaspriuk Cargo yang melaju dari barat ke timur melintas di perlintasan selatan.
Baca juga :Β Sebanyak 78 Anggota Panwascam di Kabupaten Kediri Dilantik, Ini Pesan Ketua Bawaslu Setempat
Ketika itu korban, Achmad R. Santoso, yang sedang mengendarai sepeda motor dari arah selatan menuju utara hendak pulang dari sawah melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di KM 191 +900 yang merupakan jalur penyeberangan jalan setapak.
Diduga korban tidak mengetahui bahwa kereta api Limaspriuk Cargo sedang melintas sehingga akhirnya tertabrak oleh kereta api tersebut.
Akibatnya, tubuh korban terpental dan meninggal di tempat kejadian. “Kemudian korban dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit Muhammadiyah Lamongan,” pungkasnya.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin





