Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Tulungagung sepanjang tahun 2025 belum dapat dilaksanakan karena terkendala regulasi dari Pemerintah Pusat. Kondisi ini menyebabkan sejumlah desa hingga kini belum memiliki kepala desa definitif.
Kepala Bidang Bina Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tulungagung, Reza Zulkarnain, menyampaikan bahwa saat ini terdapat lima desa yang belum terisi kepala desa definitif. Pengisian jabatan tersebut seharusnya dilakukan melalui mekanisme Pilkades.
“Total ada lima desa yang belum memiliki kades definitif. Penyebabnya beragam, mulai dari kepala desa meninggal dunia, mengundurkan diri karena mengikuti Pemilu 2024, hingga tersangkut perkara hukum,” ujar Reza, Selasa (23/12/2025).
Baca juga : Bupati Kediri Pastikan Tak Ada Pesta Kembang Api Saat Malam Tahun Baru
Ia menjelaskan, dari lima desa tersebut, empat desa dipimpin oleh penjabat (Pj) kepala desa, sementara satu desa lainnya masih dipimpin pelaksana tugas (Plt).
Desa yang masih dijabat Plt berada di Desa Tanggung, Kecamatan Campurdarat, karena kepala desa definitifnya tengah menjalani proses hukum kasus tindak pidana korupsi dan putusannya belum berkekuatan hukum tetap (inkracht).
Menurut Reza, DPMD Tulungagung sejatinya telah merencanakan pelaksanaan Pilkades pada 2025. Namun rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena belum terbitnya peraturan pemerintah (PP) yang mengatur petunjuk teknis pelaksanaan Pilkades.
“Secara kesiapan daerah sebenarnya sudah ada rencana, tetapi regulasi dari pusat belum turun, sehingga Pilkades belum bisa dilaksanakan,” jelasnya.
Baca juga : Persik Kediri Matangkan Persiapan Jelang Menjamu Persis Solo
Meski demikian, Reza memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan normal meskipun belum dipimpin kepala desa definitif. Dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan, tidak ditemukan kendala signifikan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
“Secara administrasi dan pelayanan pemerintahan desa masih berjalan dengan baik. Hasil monev juga tidak menunjukkan adanya persoalan berarti,” pungkasnya.***
Reporter : Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





