Daerah  

Polemik Dapur Gizi Kota Batu Bakal Dikaji Ulang, Sumber Air Gemulo Terancam?

Polemik Dapur Gizi Kota Batu Bakal Dikaji Ulang, Sumber Air Gemulo Terancam?
Pemerhati lingkungan saat membersihkan lokasi mata air yang rencana akan digunakan Dapur SPPG.(Arief/Lingkar)

LINGKARWILIS.COM – Wali Kota Batu, Nurochman, menanggapi penolakan sejumlah warga dan pemerhati lingkungan terhadap rencana pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji.

Penolakan itu muncul karena kekhawatiran pembangunan tersebut akan berdampak pada sumber mata air di wilayah tersebut.

Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian serius, terutama jika berkaitan dengan potensi gangguan terhadap sumber air bersih.

“Kami tentunya masih kaji ulang untuk memilih opsi lokasi yang tidak menimbulkan masalah,” tuturnya, Rabu (16/07).

Viral! Gara-Gara Sound Horeg, Karnaval di Mulyorejo Malang Berubah Jadi Ricuh

Sebagai informasi, Sumber Umbul Gemulo merupakan salah satu sumber utama air bersih di Kota Batu. Data dari Perumdam Among Tirto Batu menyebutkan ada enam sumber mata air yang saat ini menyuplai kebutuhan masyarakat yaitu Sumber Darmi, Sumber Kasinan, Sumber Torongbelok, Sumber Gemulo, Sumber Banyuning, dan Sumber Ngesong.

Kasi Perencanaan dan Pengembangan Teknik Perumdam Among Tirto Kota Batu, Wahyudin, menyebutkan bahwa secara teknis, pembangunan yang terlalu dekat dengan sumber mata air bisa berdampak pada produktivitasnya.

“Namun, perlu dilakukan studi lebih detail terkait catchment area,” ujarnya.

Lebih lanjut, Udin—sapaan akrabnya—menuturkan bahwa pembangunan di sekitar sumber mata air masih memungkinkan dilakukan, dengan catatan dilakukan upaya penanganan seperti yang pernah dilakukan di Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Salah satunya yakni pembangunan sumur resapan di tiap blok rumah dengan luas minimal delapan meter persegi per sumur. Pemasangannya ideal jika berada di area penadah hujan.

Upaya tersebut, menurut Udin, dapat membantu meningkatkan debit air bahkan memunculkan sumber baru. “Tapi prosesnya juga panjang, sekitar 2 tahun, itupun bergantung volume curah hujan,” paparnya.

Reporter : Arief Juli Prabowo
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D