LINGKARWILIS.COM – Polres Malang bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan praktik judi sabung ayam di wilayah Kabupaten Malang.
Dalam dua operasi terpisah, aparat kepolisian membongkar lokasi yang diduga kerap dijadikan ajang sabung ayam di Kecamatan Dampit dan Kecamatan Bantur.
Penertiban pertama dilakukan oleh Polsek Dampit pada Minggu (17/8/2025) malam. Polisi menyisir sebuah bangunan semi permanen di Dusun Krajan, Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit yang diduga sering digunakan warga untuk sabung ayam.
Saat penggerebekan, aparat tidak menemukan aktivitas sabung ayam. Namun, sejumlah peralatan seperti tiga kurungan ayam, karpet dan kayu ditemukan di lokasi. Barang-barang tersebut kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar agar tidak lagi disalahgunakan.
Pemkot Batu Siap Dukung Pembangunan PSEL Malang Raya, Solusi Sampah Jadi Energi
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan warga setempat, lokasi tersebut memang beberapa kali dipakai untuk sekadar mengadu ayam atau “ngabar”.
Ia menegaskan, meski demikian, pihak kepolisian telah memberikan peringatan keras agar aktivitas serupa tidak lagi dilakukan karena berpotensi disalahgunakan sebagai sarana perjudian.
Sehari berselang, Polsek Bantur juga melakukan pembongkaran arena sabung ayam di area kebun tebu, Dusun Krajan, Desa Wonokerto.
Lokasi tersebut berada cukup jauh dari pemukiman warga dan berbentuk bangunan semi permanen berbahan bambu dengan atap seadanya.
Bea Cukai Malang Gagalkan Penyelundupan 8.000 Botol Arak Bali Ilegal
Petugas bersama warga setempat membongkar bangunan tersebut, mengumpulkan sisa kurungan ayam serta material lainnya untuk dibakar.
Kegiatan itu dilanjutkan dengan silaturahmi serta pendekatan kepada tokoh masyarakat setempat sebagai langkah pencegahan agar praktik serupa tidak terulang.
Bambang menegaskan bahwa Polres Malang berkomitmen menindak segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam.
Ia menyatakan pihaknya tidak segan untuk membongkar arena dan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut penting dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus mencegah keresahan di tengah warga.





