Polres Jombang Tangkap Pengedar Sabu-Sabu, Modusnya Ditukar Ayam Jago

Kasus Peredaran Sabu dengan Modus Tukar Ayam Jago Dibongkar Polres JombangJZR saat menjalani pemeriksaan oleh polisi. (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Aparat Satresnarkoba Polres Jombang berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu di wilayah tersebut. Dalam kasus ini, pelaku menggunakan modus barter sabu-sabu dengan ayam jago.

Tersangka dalam kasus ini adalah JZR (34), seorang warga Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Dari tangan JZR, polisi menyita 10 paket sabu-sabu dengan kemasan permen berat total kotor 3,54 gram, serta sejumlah barang bukti lainnya seperti timbangan elektrik, sedotan, dan plastik klip.

Baca juga : Warga Tembelang Jombang Curi Sepeda di Pare, Kediri, Alasannya untuk Biaya Tahlilan Ibunya

AKBP Eko Bagus Riyadi, Kapolres Jombang, menyatakan bahwa JZR telah ditahan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Kasatresnarkoba Polres Jombang, AKP Komar Sasmito, menambahkan bahwa JZR merupakan target operasi dan ditangkap di rumahnya pada 31 Januari 2024.

Dalam pemeriksaan, JZR mengaku bahwa dia mengedarkan sabu-sabu dengan cara menukar ayam jago dengan pelanggannya.

Baca juga : Pemkab Kediri Bangun Tol Fungsional Guna Perlancar Akses Menuju Bandara Dhoho Kediri, Ini Lokasinya

“Transaksi dilakukan melalui ranjau di tempat yang telah ditentukan. Modusnya adalah pembeli mengirimkan orang untuk mengantarkan ayam jago kepada JZR, lalu JZR menghubungi pembeli untuk mengambil barang haram di lokasi tertentu. Pembawa ayam jago tidak mengetahui bahwa ayam tersebut ditukar dengan sabu-sabu,” jelasnya.

Agar tidak terdeteksi, JZR mengemas sabu dalam bungkus permen. Dia mendapatkan barang dari seseorang yang juga terlibat dalam ranjau.

Penyidik masih terus menyelidiki kasus ini dan JZR dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan/atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

AKP Komar berharap agar masyarakat yang mengetahui peredaran narkoba di sekitarnya segera melapor ke polisi agar pelaku dapat ditangkap.

“identitas pelapor akan dirahasiakan dan kami lindungi.” pungkasnya.***

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Editor : Hadiyin

Leave a Reply